Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Sekelumit Sesal

Bukan Sekelumit Sesal

Kesalahanku berlapis tak sanggup kutepis Dalam barisan hari aku diselimuti pesimis Penyesalanku berawal bagai gerimis Kecil rintiknya semakin kuat mengikis Berharap dosa dibasuh hujan tangis Maaf dan pengampunan… aku mengemis Ditatap binar mata mereka bagai pelangi yang terlukis Egoiskah keputusanku yang pragmatis Ardan termenung setelah membaca bait puisi yang ditulis putranya. Ia tahu jika Akram sering menyalurkan hobinya menulis puisi atau syair saat senggang. Sejak kecil, menjadi penulis memang menjadi impiannya.
9.29.2K viewsCompletedAdded to Library 339 Times as 5 contoh puisi baru
Read
+Library
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Senja Kau memberikan ketenangan Datangmu penuh harap Meninggalkan kesepian Ketika kau pergi, Pertemukan ku dengan malam Senja aku tak ingin sendiri Penuh asa menunggu mu datang Memandang pelik di tepi Pantai Riuh suara desir angin Menyapu keheningan Semua orang lantas bertepuk tangan dengan puisi yang di bacakan Delia. Gadis itu pun sangat senang tak hentinya tersenyum,di belakang Damar melambai ber isyarat memberikan selamat pada sahabatnya. Delia yang melihatnya pun ikut melambaikan tangan dan lantas menemui Damar. Mereka berdua duduk bersama sambil menunggu pemenang lomba yang akan di baca oleh Juri. Delia sudah tak sabar menunggu sesekali melihat kesekitar ruangan. Dan pada akhirnya Juri
106.0K viewsOngoingAdded to Library 203 Times as 5 contoh puisi baru
Read
+Library
Days to Remember

Days to Remember

Lembaran senja menjadi sembilu Sejuta sajak bukan indah terlalu Melainkan pelangi yang tersembunyi benalu Menjadi saksi Sang Maha Tahu Wahai kau, Senja yang mengikat waktu Melepas sembilu menjadi lalu Kemudian hening di fajar yang baru Menanti pelangi berbaju baru. Pagi ini semua tak tampak biasa, banyak murid yang berdiri di depan majalah dinding. Dalam hitungan menit setelah sampai di sekolah, aku bisa mendengar rumor bahwa ada puisi bagus di rubrik mading. Pundakku terasa terangkat, aku bisa merasakan atmosfer teman-teman lainnya yang mungkin saja menyukai puisi yang kutulis kemarin itu. Aku dan Ani, ikut pergi untuk melihat mading, anak-anak kelas sebelah dan kakak kelas juga ikut menger
102.6K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as 5 contoh puisi baru
Read
+Library
Pelayan Baru Sang Tuan

Pelayan Baru Sang Tuan

Ia menjadi wanita lemah dan mudah terbawa perasaan. Setelah makan bersama warga, Gisela dan Ayunda pun masuk ke rumah lama mereka. Keadaannya masih sama. Bersih dan terawat. Gisela masuk kamar miliknya. Barang-barang di kamar itu masih lengkap dan bersih. "Gis, ini nomor baru mu. Aku juga pakai nomor baru." "Terima kasih banyak, Ay." "Sama-sama. Gis, kamu sudah yakin mau menjauh dari William?"
802 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as 5 contoh puisi baru
Read
+Library
Papa Baru untuk Anakku

Papa Baru untuk Anakku

“Oh begitu ya. Sabar ya, Sayang. Lusa kamu ‘kan sudah masuk sekolah. Nanti juga ada teman-teman baru lagi.” Lily tengah menyiapkan makan malam ketika mendengar suara sahutan dari arah luar. Lekas dia berjalan setengah berlari untuk menyambut seruan tersebut. “Bibi kamu mana?” tanya paman dengan suara datar yang sangat tidak bersahabat. “Lagi goreng kerupuk.” Tak pelak Lily mengulurkan tangan untuk mengecup punggung tangan pamannya. “Aku tadi sore buat kue lapis. Paman mau coba?”
1016.5K viewsCompletedAdded to Library 346 Times as 5 contoh puisi baru
Read
+Library
Era Baru

Era Baru

Dia menantikan jawaban yang akan diberikannya, dan berharap agar makhluk itu mau memberikan jawaban yang pasti. Tak lama berselang, makhluk itu menatap Barata dengan tenang, seolah-olah dia sudah tahu jika Barata akan bertanya hal itu. Ia lantas berucap, “Bangunan yang kau masuki tadi, itu disebut Pilar Ilahi. Di dunia ini, ada banyak bangunan yang sama seperti itu. Setiap insan yang mampu menaklukkannya akan mendapatkan sebuah benda yang disebut Pusaka. Setiap Pusaka memiliki kekuatan yang berbeda-beda. Dan kau manusia, kau terlalu beruntung. Kau bisa melewati persidangan yang Ratu ini berikan. Kau mampu mengambil pusaka itu, salah satu benda yang Ratu ini sukai.”
1057.7K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as 5 contoh puisi baru
Read
+Library
The New Man (Manusia Baru)

The New Man (Manusia Baru)

Terdengar suara kemarahan menggaum seakan menahan sakit luar biasa bagai suara singa kelaparan yang menunggu mangsa. Argmmm!! Argmmm!!" 💎💎💎 Pukul 09.00 am, Selasa 15 Maret 2035 keadaan jalan raya mendengungkan telinga manusia, masih sama seperti dulu dan akan tetap sama. Teknologi berkembang pesat, transportasi lebih ramah lingkungan dengan memanfaatkan darat, air dan udara. Gedung-gedung pencakar langit bagai tiang-tiang penyanggah langit agar tidak mengalami keruntuhan. Alam, hewan dan manusia hidup selaras berdampingan dengan baik, pemanasan global dan efek rumah kaca berhasil diatasi sehingga kenyaman untuk hidup menjadi prioritas utama yang nyaman. Setengah kedamaian tercipta, walau
104.0K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as 5 contoh puisi baru
Read
+Library
Fantasi Baru Suamiku

Fantasi Baru Suamiku

tanya Ratih. “Kamu itu cantik. Cantik banget malah. Apa kamu nggak mau diet sedikit aja?” TAMAT Terimakasih untuk semua pembaca yang sudah membaca hingga akhir ❤️❤️ Mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan. Tolong dukung juga cerita author yang lain. Love❤️❤️
1018.4K viewsOngoingAdded to Library 570 Times as 5 contoh puisi baru
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 41 C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Tiga puluh menit Dyra menghabiskan waktu untuk membaca. Setelahnya ia tergiur untuk membuat puisi. Entah kenapa tiba-tiba ingin menggoreskan sedikit perasaan hatinya melalui aksara. Bukan dalam bentuk cerita atau novel tetapi puisi sederhana yang mewakili isi hati. Tentang cerita, ia sudah lebih baik memahami tanda baca. Persis seperti memahami hati seorang Alsaki Mahendra. Keadaan sekitar bahkan terlupa karena asyik dengan dunianya sendiri. Hingga tanpa sadar waktu berlalu begitu cepat, tetapi wanita yang tengah menikmati masa bebas itu masih acuh pada keadaan sekitar. Bahkan suara Cantika yang terdengar cempreng pun tidak menarik perhatiannya kali
108.7K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as 5 contoh puisi baru
Read
+Library
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

"Terima kasih banyak, Pak. Aku sudah lama menerima kenyataan ini. Puisi ini juga hanya ungkapan awal dari perasaanku saja. Kalau terlalu menyedihkan, aku akan menggantinya dengan puisi lain." Setelah mengatakan itu, wanita itu mengambil pena dan kembali menulis puisi yang baru, tetapi puisinya kali ini berbeda. Puisi itu mengandung pemikiran yang sangat mendalam hingga membuat orang yang membacanya mendapat pencerahan. [ Ombak bergulung menerpa perahu bambu, mengantarkannya pada langit teduh puluhan ribu mil. ] Begitu membaca dua baris puisi itu, beberapa pria tua itu langsung tertawa.
96.1M viewsCompletedAdded to Library 227.2K Times as 5 contoh puisi baru
Show Reviews (2659)
Read
+Library
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Read All Reviews
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status