Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

potong Nadira dingin. Ia mengeluarkan ponsel dari clutch-nya, mengatur alarm, lalu meletakkannya di meja kaca di depannya. Bunyi detik jam terdengar lebih nyaring sekarang. "Waktu kamu tinggal empat setengah menit." Detik-detik itu seperti gergaji perlahan yang mengikis ketenangan Aidan. Ia menarik napas panjang dan memulai pertunjukan terakhirnya.
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 721 kali sebagai 9 minutes
Baca
+Pustaka
Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Chef Rudy melihat arlojinya. "Empat puluh tiga menit." "Alhamdullilah." Nurul mengucap pelan. Ia tidak melewati waktu yang ditentukan.
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 568 kali sebagai 9 minutes
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Raja Iblis - SVSS2

Bangkitnya Raja Iblis - SVSS2

sambung Vanzard. “Empat menit lima puluh sembilan detik. Empat menit lima puluh delapan detik. Empat menit lima puluh tujuh detik!” balas Satria dengan keras mulai menghitung lima menit yang dia janjikan. “Keparat! Sebaiknya kau hitung sendiri waktu kematianmu!” gerutu Andre yang tampak kesal karena Satria benar-benar telah menghina mereka.
9.626.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 689 kali sebagai 9 minutes
Baca
+Pustaka
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Baru jam sembilan ternyata. "Mm, datanglah," putusnya. "Oke. Sepuluh menit lagi kami sampai." Tidak ada jawaban dari Marvel. Dia langsung menaruh ponsel ke meja, lalu kembali merebahkan diri. Sepuluh menit sepertinya cukup untuk mengurangi efek mabuk yang menyiksa. ***
1046.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai 9 minutes
Baca
+Pustaka
ISTRI KONTRAK SANG MONSTER

ISTRI KONTRAK SANG MONSTER

"Tiga puluh lima menit dari sekarang." Naura membelalak kaget. "Aku butuh waktu setidaknya dua jam untuk bersiap-siap dan make up!" "Tiga puluh empat menit." "Arka, stop it!" "Tiga puluh tiga menit." "ARKA!!!" "Tiga puluh dua."
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai 9 minutes
Baca
+Pustaka
MENGAPA CINTA MENYAPA

MENGAPA CINTA MENYAPA

Ia tersenyum dan tahu bahwa itu hanyalah usaha pria di depannya untuk berkenalan. “Temanku ini jago main rubik. Dia hanya butuh nggak lama. Hanya butuh sepuluh detik untuk menyelesaikan.” “Sepuluh detik?” “Iya.” “Sepuluh detik?” “Yaaaa sekitaran itulah. Tepatnya.... tiga.... puluh... sembilan.... detik.” Kali ini si gadis tertawa. “Iya kan, Terry?”
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai 9 minutes
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

Aku tidak mengerti apa yang terjadi, tetapi suara berderap segera terdengar. Dalton kembali ke sampingku. Kami melihat rangkaian bom di bawah. Tak ada jeda. Detik itu terus bergulir menyentuh angka sembilan. “Bisakah kita menjinakkan ini kurang dari sembilan detik?” tanya Dalton. “Delapan,” kataku. “Tujuh. Kita harus keluar.”
1018.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai 9 minutes
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti Tuan Muda Lumpuh

Pengantin Pengganti Tuan Muda Lumpuh

Sebut Gwen. "dua ratus enam puluh lima menit ditambah tiga puluh menit, lagi itu jumlah nya dua ratus sembilan puluh lima menit. Artinya bom yang ada di tangan Will akan meledak dalam waktu kurang lebih lima jam kurang lima menit." Jawab Wennie. "Dan kita sudah bicara selama lima belas menit. Itu artinya bom ini akan meledak dalam waktu lebih kurang empat jam empat puluh menit." Tegas D.
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 604 kali sebagai 9 minutes
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status