Biblioteca
Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Obsessed

Obsessed

Ia duduk di tangga luar gedung kampus. Angin dingin menyapu wajahnya. “Distraksi?” Alina menggigit bibir. “Kamu lagi ngejar sesuatu yang besar.” “Dan kamu pikir kamu kecil?” Kalimat itu membuat dada Alina sesak. “Aku nggak bilang kecil.” “Tapi kamu ngerasa kamu gangguan.” Alina menutup mata. “Lingga… kalau aku nggak kuat sendiri, itu bukan berarti kamu gagal.”
1.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 23 Vezes como angst
Ler
+Biblioteca
Mencintai Sang Gamophobia

Mencintai Sang Gamophobia

Mereka mengira Fredy akan diam saja seperti biasa, mengingat karakter laki-laki itu yang tidak banyak berbicara, namun ternyata Fred menanggapi ucapan Andika, "Bukan sebuah masalah." Saat mendengarnya, dengan perasaan sesak Salma menelan anggun Ayam cemaninya, menahan diri untuk tidak melemparkan pisau di sisi piringnya ke arah wajah Fredy Antonio yang menatapnya dengan senyum miring yang samar, sebelum akhirnya laki-laki blasteran Arab itu memasukkan potongan daging dalam mulutnya, mengunyahnya lembut, dengan pandangan yang berubah dingin pada Salma. Wanita itu tak ingin berlama-lama berperang pandang, dia menunduk dan mulai menikmati makannya, bersikap seolah dia tuli dengan keadaan.
1.3K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 26 Vezes como angst
Ler
+Biblioteca
Gairah Suami Pengganti

Gairah Suami Pengganti

Kemudian Anthony perlahan beringsut menjauh, menatapnya berlama-lama, lalu berjalan pergi, kembali masuk ke dalam kegelapan seperti ketika ia datang tadi. Angela berdiri sendirian di gazebo itu selama beberapa waktu. Bingung dan ketakutan. Ia merasakan rasa takut akan kematian sampai keubun-ubun. Tapi ia juga merasakan kemarahan. Rasa marah dan geram akan ketegangan yang tak kunjung usai. Lihatlah, ketegangan ini bahkan merenggut hasratnya yang menggebu dan membawa Sebastian pergi.
9.823.3K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 559 Vezes como angst
Ler
+Biblioteca
Nightmare

Nightmare

Aku benar-benar frustasi. Orang gila mana yang melakukan hal ini?! Sial! Hpku kembali berdering beberapa kali, rasa takut semakin menjadi menghampiri. Tubuhku gemetar hebat, tanpa kusadari kini peluh sudah memenuhi setiap bagian wajahku. Sekilas terlintas dalam benakku aku berpikir ‘pasti dari nomor yang tak dikenal itu lagi’ "Non kenapa? Hpnya bunyi, kenapa ga diangkat?"
103.0K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 95 Vezes como angst
Ler
+Biblioteca
100 Hari Bersamamu

100 Hari Bersamamu

"Tapi kenapa Anggasta marah banget sama kalian, pasti ada alasan kan yang bikin dia cemburu sampai kalap kayak gitu?" "Maaf ya Triana, sifat mas Anggasta itu emang pencemburu berat dan posesif. Jadi gak perlu alasan logis untuk membuatnya cemburu sama laki-laki yang ada di dekat aku, maaf aku harus pergi sekarang." Aruna keluar dari ruang UGD dengan langkah tergesa-gesa.
1016.3K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 552 Vezes como angst
Ler
+Biblioteca
Amnesia

Amnesia

Keyla menggelengkan kepalanya sendiri, merasa heran akan dirinya sendiri hari ini. "Ada apa denganku, kenapa jantungku berdetak kencang seperti orang habis maraton." gumamnya pelan. TBC sorry for typo !! Thanks for reading !!
105.9K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 170 Vezes como angst
Ler
+Biblioteca
ANATASYA

ANATASYA

Rendra memegang pundaknya, sesekali ia terkikik melihat raut wajah panik Ana. Sebenarnya itu tidak terlalu sakit. Ini hanya isengan seorang Rarendra Anggara. ~~~~~~~
2.5K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 86 Vezes como angst
Ler
+Biblioteca
BAD ANTAGONIST

BAD ANTAGONIST

cibirnya diakhiri umpatan. Ia sudah merasa seperti orang gila yang marah akibat ulahnya sendiri. Meluapkan kekesalannya itu dengan menghentak tanah kuat-kuat. Ia bahkan mengacak rambutnya frutrasi. Fiks ia benar-benar cosplay menjadi ODGJ.
3.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 99 Vezes como angst
Ler
+Biblioteca
HURT

HURT

Terkejut dengan apa yang dikatakan Sung Jae. “Kenapa malah terkejut? Memangnya aku tidak pantas ya disebut OPPA?” protes Sung Jae seraya menekankan kata ‘oppa’. Kedua pipinya menggembung. Persis seperti anak kecil yang sedang merajuk. “Bu-bukan begitu.” Ae Ri mengoyang-goyangkan kedua tangannya. Panik. “Lantas kenapa?” Sung Jae menyilangkan kedua tangannya di dada. Matanya menatap tajam pada Ae Ri. “Aku kan lebih tua dua tahun darimu. Jadi, pantas dipanggil ‘oppa’, kan?”
103.4K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 117 Vezes como angst
Ler
+Biblioteca
TRAUMA

TRAUMA

Satu alis Ethan terangkat naik mendengar penuturan terakhir dari Sehan, kenapa ia yang jadi masalahnya di sini? Tak henti-hentinya Sehan berdecak, terutama saat ia menemukan raut wajah Ethan yang terlihat tidak terima saat dirinya mengatakan namanya dengan begitu jelas sebagai pihak yang bersalah. "Kau membutnya stress, tertekan, dan ketakutan di saat yang bersamaan. Kau membuat psikologis seorang wanita hamil terganggu, wanita hamil tidak boleh stress Ethan," ,elas Sehan dengan nada lelah. Mengenal bagaimana pribadi Ethan tentu membuat Sehan harus ekstra sabar saat menjelaskan.
1010.9K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 229 Vezes como angst
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1234567
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status