Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Di pertengahan tangga, mereka disambut oleh sosok berjubah putih—tak memiliki wajah, namun menyuarakan ribuan suara sekaligus. “Kalian datang untuk menulis akhir,” ujar sosok itu. “Tapi akhir bukan milik kalian seorang. Dunia ini adalah perpaduan harapan, dendam, cinta, dan kehancuran. Siapa kalian hingga mengklaim satu-satunya pena?” Lian Tian menatap lurus. “Kami bukan satu-satunya penulis. Tapi kami adalah mereka yang bertahan, yang menyatukan serpihan bayangan dan cahaya. Jika bukan kami, lalu siapa lagi?”
107.5K viewsCompletedAdded to Library 291 Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
Warisan Darah Langit

Warisan Darah Langit

“Apa isinya?” “Kenangan,” jawab Sadewa getir, tangannya mencengkeram jubahnya sendiri. “Penyesalan dan harapan palsu. Tempat itu akan memberimu apa yang paling kau inginkan, hanya untuk memakannya perlahan-lahan saat kau terlena. Banyak tahanan hebat yang mati di sana dengan senyum di wajah mereka, tubuh mereka mengering karena esensi kehidupan mereka dihisap habis saat mereka bermimpi indah.”
101.1K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
Menjadi Ratu Kesayangan Kaisar Tiran

Menjadi Ratu Kesayangan Kaisar Tiran

Bau manusia yang terlalu lama hidup tanpa harapan. “Selamat datang di ujung utara,” salah satu penjaga berkata sambil berbalik. Suaranya terdengar santai, hampir seperti sedang menyambut tamu di sebuah perjamuan. “Jangan terlalu banyak berharap. Di sini, harapan hanya membuat kalian cepat mati.” Seorang bangsawan tidak tahan lagi. Ia melangkah maju, suaranya pecah oleh emosi.
1087.9K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
Sandaran di Ujung Penyesalan

Sandaran di Ujung Penyesalan

Di ujung Bumi yang lain. Di bawah sinar rembulan yang dingin, ponsel tua itu kehabisan baterai. Layarnya berkedip dua kali, lalu benar-benar padam. Di dalam kamar, hanya tersisa bunyi panjang alat pemantau detak jantung dan suara angin yang menderu di luar jendela. Seperti elegi tanpa kata, menandai akhir dari penebusan yang terlambat, sebuah usaha yang tak berarti dan kini mencapai garis akhirnya.
9.550.1K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
Gadis Perawan Untuk CEO

Gadis Perawan Untuk CEO

Pengharapan Monalisa berjalan ke sebuah pintu, dengan langkah tertatih, namun yakin, lewat pintu ini dia akan mendapatkan pertolongan. Dia sudah putus asa, namun tidak boleh ada harapan yang pupus sebelum mendapatkan hasil, karna penyesalan lebih menyakitkan dari pada kegagalan. Monalisa masuk ke dalam pintu itu. "Saya ingin bertemu jaksa Putri," ucap Monalisa pada dua orang uang ada di dalam ruangan itu.
9193.7K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
Penyesalan di akhir

Penyesalan di akhir

Sambil menyodorkan gelas ke Febri Febri : " makasih yah " Santi : " Iyah sama-sama ". Merekapun mengobrol dengan di temani secangkir teh manis hangat dan lantunan rintik hujan yang deras di luar sana. Santi : " ehh feb gapapa kan kita nginep dulu disini?". Febri : " hmmmiya deh gapapa ko dan soalnya hujan nya juga makin deras aja di luar ga memungkinkan untuk kita lanjut pulang "
9.54.0K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
Harapanku

Harapanku

Aku tak mengerti apa yang aku rasakan, tapi yang pasti aku tidak mau berharap lebih dari sosok Gio. Aku bersyukur akhirnya satu persatu harapanku bisa tercapai. Aku bisa membeli sebuah rumah, motor, dan juga bisa menyekolahkan adikku. Akankan Gio akan bersatu dengan Clarissa??? Mereka akan menjalani perjalanan yang cukup lika liku penuh dengan kesabaran.
2.4K viewsOn holdAdded to Library 67 Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
Setelah Bapak Tiada

Setelah Bapak Tiada

SMAN 01 Gunung Sandi. Harmoni Rindu Umayyah, tertulis dengan huruf besar dan sedikit timbul. Sebelum menempelkan sidik tiga jari di dekat pas foto, aku raba sedikit kertasnya. Ada harapan yang mengalir melalui pori-pori kulitku rasanya. "Sabar ya, Nak. Pasti akan ada jalan untuk membawanya pulang." Bu Marni terdengar menguatkan.
1037.8K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
Cahaya di Ujung Jalan

Cahaya di Ujung Jalan

Dan di sana, dia melihat harapan, sebuah harapan yang selama ini hilang darinya. "Bertahanlah, Sarah," Ana berkata pelan, menyeka air mata di pipi Sarah dengan lembut. "Aku janji, ini tidak akan bertahan selamanya. Ada cahaya di ujung jalan ini, dan aku akan memastikan kamu sampai ke sana."
1.5K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
Perjanjian Di Ujung Pengkhianatan

Perjanjian Di Ujung Pengkhianatan

Bukan sebagai akhir yang menyedihkan, melainkan sebagai awal dari kehidupan yang penuh kebahagiaan, harapan, dan cinta yang tak berujung. **TAMAT.**
1.7K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as harapan di ujung pena
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status