Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KAMAR KEDUA

KAMAR KEDUA

“Gejala mual dan pusing itu normal. Nanti tubuh Ibu akan menyesuaikan.” Dokter menyerahkan kertas resep. “Berapa usia anak Ibu yang lain?” “Sepuluh tahun,” jawab Sheza refleks. “Yang kedua enam tahun.” “Wah, jaraknya cukup jauh,” kata dokter. “Kakak-kakaknya pasti senang.” Sheza hanya mengangguk. Keluar dari ruang praktik, Sheza duduk lama di kursi tunggu. Resep masih tergenggam di tangannya.
10279.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai abad ke 22
Tampilkan Ulasan (124)
Baca
+Pustaka
Sir Archer Smith
Lihat novel ini di peringkat pilihan pembaca dan coba baca. Ternyata ceritanya bagus. Beda dari cerita2 yg lagi gencar dipromosikan. Penulis ngajak pembaca utk jadi lebih cerdas. Penulisnya detil utk setiap adegan termasuk adegan hot yg nggak murahan. Novel berkelas.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
About Keenan

About Keenan

Kafka: Ok. Keenan menyimpan ponselnya kembali ke saku, langkahnya semakin cepat saat melintasi area parkiran. Begitu sampai, Abhi dan Nevan sudah berdiri menunggu, ekspresi mereka mencerminkan kebosanan. "Pak Ketu, darimana aja? Lama banget," keluh Abhi sambil menyandarkan tubuhnya pada motor. "Iya, bos, kami sampe jamuran nunggu disini," Nevan menimpali dengan nada bercanda, meski sorot matanya menunjukkan ketidaksabaran.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai abad ke 22
Baca
+Pustaka
2'20

2'20

gumam wanita itu membuat para tetua tersebut mengikuti arah tatapan Kendari, menuju utara. Di langit malam yang birunya sudah nyaris segelap hitam itu kini menampilkan kilat cahaya merah. Cahaya itu mirip dengan cahaya bintang jatuh, namun Kendari tahu pasti bahwa itu bukanlah cahaya biasa. Dirga benar ... mereka mempersiapkan semuanya tepat pada jam satu dini hari. “Sekarang, tanggal 20 Februari 2020.” Kendari menatap langit gelap itu tanpa bisa memasang senyuman.
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 377 kali sebagai abad ke 22
Baca
+Pustaka
Jangan Membenci Cinta

Jangan Membenci Cinta

Dari belakang punggung para sahabatnya, Akbi muncul lalu melangkah perlahan dengan kue ulang tahun berlilinkan angka dua puluh satu yang di topang hanya dengan satu tangan. Senyum Akbi merekah, terselip rasa bersalah telah bersikap ketus bahkan membentak istrinya hanya untuk membuat kejutan untuk Bee yang perhari ini bertambah umurnya. “Happy Birthday ... Happy Birthday.” Semua orang di sana masih bernyanyi. Bee menangkup hidung dan mulutnya dengan kedua tangan, air mata yang sedari tadi ia tahan luruh begitu saja. “Happy Birthday, Quinbee.”
1054.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai abad ke 22
Baca
+Pustaka
AKU (BUKAN) WANITA KEDUA

AKU (BUKAN) WANITA KEDUA

Mengenakan pelindung kepala itu dengan cepat, tanpa menunggu balasan ucapan dari Wulan. "Akbar tahu di mana rumah Bik Atun? Ibu pengen bersilahturahmi dengan beliau. Barangkali saja Bik Atun pernah bercerita ke Akbar tentang daerah asalnya atau alamatnya," ujar Wulan dengan cepat sebelum Akbar pergi. Dengan kepalanya yang sudah tertutup helm, Akbar menggeleng.
511.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 416 kali sebagai abad ke 22
Baca
+Pustaka
Nafkah Dua Puluh Ribu

Nafkah Dua Puluh Ribu

Teriak dian dari luar pintu kamarku. Aku masa bodo, yang penting kebutuhan anakku tercukupi, untukku dan anakku saja kurang apalagi kalau kukasih dian, bisa gak jajan anakku nanti. Sehari diberi dua puluh ribu mana cukup, batinku. Next part
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai abad ke 22
Baca
+Pustaka
Angkasa

Angkasa

tanya cewek berambut blonde itu dan mengedip genit kepadanya. "Maaf anda mau pesan apa?" Angkasa mengalihkan pembicaraan. Terbilang masih muda diantara pekerja kafe ini wajah Angkasa terlihat baby face, dan seperti remaja ganteng masa kini? "Minta nomornya dong." godanya lagi. "Oke, nomornya 42." jawab Angkasa melenceng malah ke ukuran sepatunya. Cewek ini sebal, nomor ponsel bukan itu sayang!
85.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai abad ke 22
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Sang Miliarder

Istri Pengganti Sang Miliarder

Tidak ada tanda-tanda kesedihan. “Banyak juga anak Abang. Umur berapa aja?” tanyaku, sedikit lebih hati-hati. “Kalau mereka masih ada….” Kalimatnya terhenti, Azka mendongak dan menatapku. Senyum kembali merekah di wajahnya. “Kalau mereka masih ada, si sulung berulang tahun keenam hari ini. Yang kedua umur empat tahun. Si bungsu masih bayi.”
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai abad ke 22
Baca
+Pustaka
Balada Cinta ShaBar

Balada Cinta ShaBar

Dia ngomong pake bahasa Jepang yang dibales Akbar dengan ngebungkuk lalu nyerahin kartu nama sambil entah ngomong apa lagi. Setelah saling ngebungkuk beberapa kali, Akbar lalu berbalik ke arah boarding gate. Dia jalan cepet banget, kakiku sampe ngilu ngikutin langkahnya. "Akbar ...." Dari speaker kedengeran announcer nyebutin flight number ke Chicago yang bakal terus ke Baltimore. Akbar berenti, nungguin. "Barusan itu panggilan kedua. Apa aku harus gendong kamu sekarang?"
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 380 kali sebagai abad ke 22
Baca
+Pustaka
Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

"Saya cumaー" Ziyad diam ketika Kevan menempelkan jari telunjuk di bibir yang pertanda memintanya untuk diam. Kevan tidak pernah melepaskan pandangannya menatap angka yang tertera di dinding lift. "Kita pergi ke lantai berapa, Ziyad?" tanya Kevan. "21, Tuan," balas Ziyad. 'Astaga! Lantai 21 lama banget, sih! Untung aja aku bawa kacamata.' Kevan mengeluh di dalam hati.
9.8128.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai abad ke 22
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Master KidOO
Bab. 127-128. Citra Mr KidOO rusak sudah. Mr KidOO harusnya berdiri sendiri, baik hati, ramah, independen, dan tidak suka menjilat. Tapi, yaa sudahlah, Novel karya adikku. Dia yang mengatur semuanya. Sebagai Kakak yang baik hanya satu kalimat untuknya. “Lanjutkan. Novelnya bagus.”
Zoya Dmitrovka
Halo, Zoyaliciouz! Alhamdulillah, buku Bodyguard tamat hari ini. Thank you so much buat semua pembaca, Bang Nano, Kak Nismairmadiana, Kak KidOO, Bang Ovan, Bang Regazza, Bang Quden and semuanya. Zoya nggak bisa sebut satu-satu (≧⁠▽⁠≦) Kalian luar biasa dan kalianlah motivasi aku menulis.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status