Sentuhan Pria Dewasa
“Nanti kalau sudah lamaran, kita atur baik-baik. Kamu juga harus datang resmi ke keluarga Narine. Jangan asal romantis doang.”
“Iya, Yah. Aku mau lakukan dengan cara yang benar.”
Mamah langsung bersemangat. “Wah, nanti kita bisa diskusi konsep, tanggal, adatnya gimana. Undang siapa saja-”
“Mah, pelan-pelan,” potong Arkana sambil tertawa. “Aku baru sampai tahap melamar.”
“Justru itu serunya,” balas Mamah antusias.