Aku yang tak mengerti cinta
“Aku dosa tidak kalau membenci Ibu sendiri?”
“Akan ada masanya kamu akan tidak membenci lagi, Ibu tetap-lah Ibu.”
"Makasih Leo,” aku memandang wajahnya. Tatapan tajam itu kurasakan penuh kehangatan, bagaimana tidak … aku sejak tadi didepak olehnya. Tapi aku tidak merasakan kegerahan sama sekali, kulihat Leo lelap dalam tidur dan tetap memelukku. “Aku beruntung memilikimu, aku senang saat tidak ada yang peduli denganku, tapi kamu hadir. Apa aku licik? Lantaran banyak perempuan yang menyukaimu, malah kamu maunya sama aku?”
الفصول الرائجة