LOVE: Nirvana & Hell
"Apapun yang terjadi, selama mereka memegang giok kehidupan ini, dan tidak berjalan terpisah, mereka akan tetap kembali dengan selamat."
"Baik, Yang Mulia. Akan segera kusiapkan!" Dewa Ai Qian Nian pun pmait.
Di bawah pohon willow penuh kenangan, kedua makhluk abadi muda tengah duduk berdua, bersandar pada batang yang besar itu, menikmati indahnya guguran pohon bunga persik, dan suara gemericik air danau yang jika dilihat sekilas begitu tenang seperti kaca. Memantulkan bayangan awan putih dan langit biru. Sesekali terdengar suara kicauan burung yang entah apa namanya.
Hot Chapters