Asisten Pribadiku Lelaki Pilihanku
"Pagi ini, kita ada rapat dengan klien baru, kemudian makan siang dengan direksi, dan sorenya, kita harus menghadiri acara amal di hotel."
Clara mengangguk, mendengarkan dengan seksama. Ia menyadari, Dewa tidak hanya sekadar asisten, ia adalah partner kerjanya yang paling andal. Mereka berdua turun dari apartemen, dan sesampainya di lobi, mereka berpapasan dengan Belinda.
Belinda, yang mengenakan gaun berwarna fuchsia yang terlalu mencolok di pagi hari, menatap curiga kedekatan Dewa dan Clara. Matanya menyipit, ia merasa ada yang aneh.
Sikat na Kabanata