Suami Muda Nona Konglomerat
“Baik, Tuan.”
Sementara di dalam mobilnya yang belum juga bergerak, Clara sedang berpikir, menyusun rencana agar bisa bertemu Dewa. Hingga beberapa menit berselang, sebuah ide pun muncul di kepala. “Sepertinya tidak sulit. Bukankah dia selalu pu*s dengan permainan ranjangku?” Menyeringai, Clara terlalu percaya diri rencananya bakal berhasil.
Setelah semua rencana tersusun rapi, tinggal mengatur waktu, Clara menghidupkan mesin mobilnya, kendaraan sport berwarna gold itu pun perlahan meninggalkan halaman ADS Group.
Bab Populer