Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mau Lagi, Om?

Mau Lagi, Om?

Seorang pria dewasa bernama Burhan, ditugaskan oleh keluarganya untuk memantau kebun sang Kakek di desa terpencil. Alih-alih bisa menikmati ketenangan, Burhan justru dikepung sederet wanita desa dengan kelakuan di luar nalar. “Om, Dina boleh nebeng nggak? Sebagai ongkosnya, Dina tawarin cucur anget punya Dina.”
10252 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai ah ah ah om
Baca
+Pustaka
Ah! Sentuh Aku Lagi, Om

Ah! Sentuh Aku Lagi, Om

“O-Om Dean… mau ngapain lagi?” Aldean tersenyum kecil. Senyum yang terlalu manis dan terlalu berbahaya. *****
9.9139.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai ah ah ah om
Baca
+Pustaka
Maaf Om, Aku Mencintaimu

Maaf Om, Aku Mencintaimu

Entah Zehra harus senang atau tidak, karena nyatanya semua itu hanya akan membuat hatinya semakin berharap pada Jovan. "Om, aku mencintaimu," ucap Zehra saat Jovan kembali membuatnya melayang, Jovan pun bingung apa ucapan Zehra sungguhan atau hanya karena Zehra tengah dibawa ke surga dunia oleh Jovan.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai ah ah ah om
Baca
+Pustaka
SALQUEEN

SALQUEEN

"AWALNYA DIA KESANDUNG AHAHAHAHA GA TAHAN GUE" "WOI KENAPA NII" "TE-TERUS KAKINYA TEPELETOK. AHAHAHAHA." "HABISTU DIA GA SEIMBANG DI DEPAN ADA BOTOL SI ALGA JATUH LAGI. AHAHAHAHA." "AHAHAHAHA." "MAKANYA JALAN TU PAKE MATA." "ORANG JALAN PALE KAKI JUGA, KALAU PAKE MATA MANA BISA JALAN."
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai ah ah ah om
Baca
+Pustaka
Om Sweet Om

Om Sweet Om

jawab Tania. Bram mendelik mendengar penuturan putrinya barusan. "Om? Suami dipanggil om?" "Loh, terus dipanggil apa?" tanya gadis itu polos. "Mamas, dong. Gak sopan kalau bilang om. Status kan udah berubah." Bram mulai berulah lagi. Nero hanya bisa tersenyum melihat kelakuan dua orang ini. Dalam hati bergumam,anak dan papanya sama saja.
1028.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 658 kali sebagai ah ah ah om
Baca
+Pustaka
Om-Om Pilihan Papa

Om-Om Pilihan Papa

"Biasa saja." "GUE ENGGAK LAGI MUJI LO YA SETAN!" Api amarah di dalam diriku semakin membara, seolah perkataan Om Bian barusan adalah bensin yang mengalir ke dalam kobaran api. "Begitu ternyata." Dengan tenang, Om Bian menaikan kakinya.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai ah ah ah om
Baca
+Pustaka
LOVE BROTHER

LOVE BROTHER

"Aaahh." "Hahahah." Malam ini gerah dikit gpp yeah lanjut besok .. 🤙👉 .
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai ah ah ah om
Baca
+Pustaka
Nikahi Mamaku, Om!

Nikahi Mamaku, Om!

Sepertinya bukan hanya Wilona saja yang ingat, sebab di detik berikutnya Arshaka juga terlihat menganga dengan alis terangkat. “Ah,” gumam pria itu. “Kau bocah waktu itu.” Dahi Arjuna mengerut mendengarnya. “Namaku Arjuna, Om. Bukan bocah itu,” ucapnya sedikit cemberut. Arshaka mengangguk. “Arjuna,” ucapnya. “Jadi, dia mamamu?” “Em! Ini mamaku yang Om bilang masakannya sangat enak!” Arjuna tampak riang. “Om datang kesini untuk makan malam bersama kami, kan?”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai ah ah ah om
Baca
+Pustaka
Om, Nikah, Yuk!

Om, Nikah, Yuk!

"Bercanda. Supaya kamu senyum." "Ehm, ya." "Ke siniin mi-nya. Kuhabiskan." "Jangan. Ini, kan, bekasku." "No problem." "Om nggak jijik?" "Kenapa harus jijik? Kamu, kan, nggak menderita penyakit menular." "Bukan itu, tapi ini beneran bekasku." "Om masih lapar. Daripada mesan lagi, mending itu aja yang dihabiskan."
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai ah ah ah om
Baca
+Pustaka
JODOHKU MIRIP OM-OM

JODOHKU MIRIP OM-OM

Aku menjeda kata-kata yang ingin kuucapkan karena dia meraih jemariku. “Kenapa kamu masih memanggil saya dengan sebutan ‘Om’?” tanya beliau hingga membuatku salah tingkah. “Jadi, saya harus manggil apa?” “Saya suami kamu dan sebaiknya kamu memanggil saya dengan sebutan ‘Mas’.” Ternyata dia tidak ingin jika aku masih memanggilnya dengan sebutan ‘Om’. Sudah sepantasnya aku memanggil suamiku dengan panggilan khusus yang dia inginkan karena kenyataannya dia sudah menghalalkanku. Bagaimana mungkin seorang istri memanggil ‘Om’ kepada pendamping hidupnya?
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai ah ah ah om
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status