Akad Yang Dijanjikan
“Oh iya mbak, dari tadi kita ngomong, eh maksudnya berantem tapi nggak tau nama masing-masing-masing dari kita,”
Aku melihatnya, dalam hati membenarkan apa yang dia katakan.
“Aku Zidan Ahmad Alfain,” dia memperkenalkan dirinya sambil mengulurkan tangan.
Aku yang melihat hal itu diam sesaat, lalu memperkenalkan diriku.
“Aku Zhia, Zhia Ulfatul Latifah,” jawabku yang hanya menangkupkan tangan didepan dada.
Melihat apa yang aku lakukan, dia menarik kembali uluran tangannya dengan canggung. Aku juga hanya tersenyum tipis melihat tingkahnya.
Hot Chapters