Pemulung Konglomerat 2
Bahkan sikapnya juga ikut berubah, layaknya seperti sedang mencari informasi.
“Oh iya, maaf kalau saya lancang, Nyonya. Kalau saya boleh tahu, dimana anda membangun toko roti anda? Yah, siapa tahu saya bisa berkunjung juga kesana, hehe ...,” kata Hans.
“Toko rot ... oh! Toko roti saya ada banyak sekali di Chicago.” Pandangan mata Wanita itu seketika langsung menatap kearah Hans.
“Wah, jauh juga ya, Nyonya,” kata Hans.
Hot Chapters