ANAK TUKANG CUCI PIRING
“Hehe, tidak.”
“Kalau Fatim?” tanyanya lagi, aku menggeleng sambil tersenyum.
“Latif, tahu?”
“Tidak juga.”
“Hmm, masa, sih? Dia orangnya aktif dalam organisasi. Kalau Azzam?” tandasnya membuatku tercekat.
“A-Azzam?” ulangku.
“Pasti kenal, dong. Dia kan famous,” ucapnya.
“Azzam Faturrahman?”
“Betul!”