Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mimpi Buruk Di Depan Bar

Mimpi Buruk Di Depan Bar

“Jangan buka bagian sana, kita masih di jalanan, aduh memalukan sekali!” Di depan sebuah bar pada tengah malam, aku dan pacarku mabuk berat hingga tersungkur di pinggiran trotoar. Hal yang tak kusangka adalah pacarku tiba-tiba menindih bokongku dan mulai menarik celana dalamku. Aku mengenakan rok pendek dan hanya ada selapis kain tipis di dalamnya. Jika sampai terlepas, bukannya semuanya akan terlihat oleh orang-orang? Baru saja hendak menolak, tapi saat aku menoleh ke belakang, barulah sadar bahwa ternyata pria ini bukan pacarku. ….
1.3K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as ai 18+
Read
+Library
Konser yang lepas kendali

Konser yang lepas kendali

"Aku mohon, Kak. Berhenti, aku nggak kuat lagi." Di konser yang penuh sesak itu, seorang pria berdiri persis di belakangku dan terus menekan bokongku. Sialnya, hari ini aku pakai rok mini sebatas pantat, sedangkan di dalamnya cuma pakai celana dalam model thong. Pria itu bahkan mengangkat rokku dan menempel kuat pada pantatku. Suasana makin heboh, seseorang di depanku menabrakku sampai aku mundur selangkah. Tubuhku mendadak menegang, rasanya seperti ada sesuatu yang tiba-tiba masuk…
10.5K viewsCompletedAdded to Library 369 Times as ai 18+
Read
+Library
Topan Melanda, Sahabat Putriku Menginap di Rumahku

Topan Melanda, Sahabat Putriku Menginap di Rumahku

"Paman, apa di rumah ada mentimun? Boleh aku pinjam sebentar …?" Saat badai topan melanda, sahabat putriku terjebak di rumahku. Malam itu, dengan wajah kemerahan, dia mencariku untuk meminta mentimun, katanya, "Aku cuma agak lapar, ingin makan mentimun untuk mengganjal perut." Melihat tonjolan kecil di balik baju tidurnya, darahku seketika bergejolak. Aku sengaja berkata, "Paman punya sesuatu yang jauh lebih enak daripada mentimun di sini."
44.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as ai 18+
Read
+Library
Malam Panjang di Bus Terakhir

Malam Panjang di Bus Terakhir

"Nggak, jangan .... Empat orang terlalu banyak, aku nggak sanggup." Di dalam bus malam itu, empat rekan kerja suamiku menekanku ke kursi dan merenggangkan kedua kakiku dengan paksa. Salah satu pria yang berdiri di depanku melepas ikat pinggangnya, lalu menyabetkannya dengan keras ke pantatku. "Buka kakimu! Perempuan kayak kamu memang pantas puasin kami." Kemudian, dia merobek paksa celana dalamku yang sudah basah kuyup ....
38.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as ai 18+
Read
+Library
Hadiah Menginjak Usia Dewasa

Hadiah Menginjak Usia Dewasa

Catatan gadis 19 tahun, hadiah terindah di ulang tahun menginjak usia dewasa dari ayah tiriku adalah bagian bawahnya yang besar. "Chika, Ayah cuma mau kasih kejutan buat kamu," ucap ayah tiriku sambil merobek gaunku dengan kasar.
10415.9K viewsCompletedAdded to Library 13.7K Times as ai 18+
Read
+Library
Gairah di Ketinggian Sepuluh Ribu Meter

Gairah di Ketinggian Sepuluh Ribu Meter

Pada ketinggian sepuluh ribu meter. Kedua kakiku terbuka lebar, bersandar pada dada yang bidang dan keras, membiarkan "area sensitif" yang butuh ditenangkan milikku terekspos tanpa penutup. "Pelatih, aku ... aku lupa melepas mainan itu, rasanya sakit sekali." Jemari yang terbungkus sarung tangan hitam legam mulai meraba masuk. "Aku akan membantumu mengeluarkannya sekarang dan meredakan rasa sakitmu. Kamu mau?"
1.8K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as ai 18+
Read
+Library
Malam Saat Aku Terjepit di Pagar

Malam Saat Aku Terjepit di Pagar

"Boneka baru di tempat ini mantap banget! Nggak cuma mirip manusia asli, bagian belakangnya bahkan bisa basah." Aku berniat menangkap basah perselingkuhan, mengikuti suamiku ke sebuah tempat pijat. Tapi, tanpa sengaja kepalaku tersangkut di pagar, pantatku terangkat tinggi, celana dalam terlihat jelas. Alhasil, aku dikira mainan baru yang baru dikirim ke toko ini, lalu dipermainkan seenaknya. Paha dan pantatku yang terbuka pun dimainkan orang-orang. Aku meronta, ingin orang di belakangku sadar bahwa aku manusia sungguhan. Aku juga takut ketahuan suamiku. Di saat aku bimbang seperti itu, tangan orang di belakang menyentuh pusat sensitifku. Dalam sekejap, sensasi itu membuatku mengerang, cairan panas meliap dari belakang membasahi tangan pria itu.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as ai 18+
Read
+Library
Rahasia Bersama Kakak Ipar Di Bioskop

Rahasia Bersama Kakak Ipar Di Bioskop

“Kak… sayang, puaskan aku.” “Sial! Kamu belajar dari mana? Kok tiba-tiba jadi begitu jago?” Di dalam bioskop, aku menyamar jadi kakakku. Tangan kakak ipar sudah menyelinap ke balik rokku dan meraba-rabanya. Reaksiku yang begitu sensitif membuat wajah kakak ipar memerah karena bergairah. Tanpa membuang waktu, dia langsung melorotkan celananya. Benda miliknya yang besar itu memantul keluar. Dia menggendong dan mendudukanku di pangkuannya, rasa membaranya menembus tubuhku. Tubuhku gemetar, aku memekik tertahan dan mencapai klimaks. Detik berikutnya, aku mendengar suara cemas kakak ipar, “Jangan bergerak! Ada orang yang melihat ke arah kita!”
11.7K viewsCompletedAdded to Library 434 Times as ai 18+
Read
+Library
Niat Jahat Majikanku

Niat Jahat Majikanku

Melamar sebagai pengasuh bayi, aku tak menyangka majikanku, Pak Jeff malah ingin menilai sendiri kelayakanku. “Tak disangka ternyata kamu begitu berisi, sepertinya anakku tak akan kelaparan lagi. Selanjutnya, aku harus periksa kualitasnya.” Demi pekerjaan yang sulit kudapatkan ini, aku menahan rasa malu dan menunjukkan profesionalitasku, tapi tiba-tiba Pak Jeff malah mendekat…. “Ah, jangan digigit….” bisikku pelan, suaraku gemetar tak karuan. “Aku punya gangguan emosi, hanya susu segar yang bisa menenangkanku.” Sejak hari itu, aku harus menyediakan susu segar untuk Pak Jeff dan anaknya setiap hari. Tapi, semua ini malah diketahui oleh ayah Pak Jeff. Suatu malam, tiba-tiba dia memanggilku ke ruang kerja….
4.2K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as ai 18+
Read
+Library
Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan

Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan

Di bawah meja pengacara yang sedang menyusun surat cerai, jariku yang lembut meraba jauh ke dalam relung jiwaku. Aku memejamkan mata, seolah bunga yang lama kekeringan kini disirami embun manis, terbang melayang dalam nikmat yang memabukkan. Tiba-tiba, kursi empuk di bawah pinggulku berubah menjadi tubuh pria yang tegas dan kuat. Tangan pria itu mulai menyentuh kulit putihku dengan penuh kelembutan...
14.4K viewsCompletedAdded to Library 446 Times as ai 18+
Read
+Library
PREV
1
...
1819202122
...
41
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status