Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Mati Kenapa Kalian Menangis?

Aku Mati Kenapa Kalian Menangis?

Senia. Gadis kecil yang dulu datang kepadanya dengan tangan gemetar, membawa selembar lirik lagu yang ditulis dengan air mata. Gadis yang ia lindungi, yang ia rahasiakan, yang ia kira akan tumbuh dan bertahan. Namun kini… yang tersisa hanyalah berita kematian yang kejam. Setelah satu jam mencari kepastian, Axel mengetik. “Adik kecilku… mengapa semua orang meninggalkanmu? Dunia terlalu gelap untukmu. Kakak akan menyimpanmu dalam setiap nada yang kau tinggalkan.”
10443 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai akaza mati oleh siapa
Baca
+Pustaka
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Mungkin, ayahnya adalah orang paling tak berdaya dan sakit pada tahun itu. "Gerald, kalau kamu patah semangat karena masalah ini, berarti penilaianku terhadapmu sudah salah." Hasta mendengus. "Azka mati karena pilihannya sendiri. Dia melakukan sesuatu yang menurutnya adalah keputusan paling tepat. Kematiannya nggak ada hubungannya denganmu."
8.83.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101.7K kali sebagai akaza mati oleh siapa
Tampilkan Ulasan (736)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan di
Harsya Effendi
cih penulis novel ini ga punya wawasan luas dan bodoh, setiap ada rintangan dan masalah yg di hadapi tokoh utama pasti masalahnya sama dan terus berulang ulang seperti ini, darimulai wendy, carlos, arnold sampai handy di bab 400san, sungguh membosankan, kenapa selalu di hadirkan tokoh tokoh yg sama
Baca Semua Ulasan
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Dia juga melemparkan tangan Satria yang diletakkan di punggungnya, dengan mata merah dan basah penuh kebencian. Tetapi, anakku, bukankah kamu paling benci jika aku ikut campur dalam hidupmu? Bukankah kamu selalu merasa aku seperti orang gila, dan berharap aku berada sejauh mungkin darimu? Kenapa kamu, yang begitu menginginkan kematianku, malah jadi begini setelah keinginan itu menjadi kenyataan? Mertuaku duduk di samping dengan rasa bersalah. "Aku juga nggak tahu, penyakit ini bisa membuatnya meninggal begitu saja ...."
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai akaza mati oleh siapa
Baca
+Pustaka
Misi sang Tentara Rahasia

Misi sang Tentara Rahasia

ujar Kazuha. Mata Pitaloka dan Venus membulat saat menyadari Kazuha menyebutkan kalimat "membunuh" dengan sebegitu mudahnya. Seakan-akan menunjukkan bahwa Kazuha sama seperti Bren. Sama sekali tidak akan ragu-ragu membunuh orang yang menghalangi jalannya.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai akaza mati oleh siapa
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

Wajah wanita yang mengakui dirinya sebagai aku itu terlihat pucat. Bahkan tak mau memandang ke arahku. Bingung, dan terjebak dalam pertanyaan itu. "Apa jangan-jangan, ada orang lain yang mereka kira korban kecelakaan itu? Atau____
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai akaza mati oleh siapa
Baca
+Pustaka
Jadi Mama Bohongan? Siapa Takut!

Jadi Mama Bohongan? Siapa Takut!

Matanya menangkap pemandangan itu, Azka yang memeluk Akira seolah dia satu-satunya tempat berlindung di dunia ini. Wajah anaknya yang hancur, terpaut erat pada sosok perempuan yang selama ini selalu dipertanyakan kehadirannya. Tangis Azka mereda perlahan, saat satu nama keluar lirih dari bibirnya, Mama Akira. Arka berdiri terpaku, dadanya sesak, seolah dibentur oleh kebenaran yang tak bisa lagi dielak. Arka berdiri di sana, ragu untuk mendekat, tak langsung memanggil. Dia hanya jadi saksi yang diam.
864 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai akaza mati oleh siapa
Baca
+Pustaka
The Seven Phoenix Shards

The Seven Phoenix Shards

Jika dia sudah mengetahui segalanya, kenapa dia masih bertanya? "Terserah kamu mau dengar atau tidak. Aku tetap akan kasih tahu kamu soal itu." Degree merapikan rambut pirangnya, yang tampak berantakan disapa angin malam. "Bola kematian dibuat oleh seorang iblis, yang bernama Azo." "Azo? Siapa dia?" tanyaku penasaran.
95.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai akaza mati oleh siapa
Baca
+Pustaka
Aksa!

Aksa!

"Karena dia orang yang paling pacar gua sayangi. Dan, gua udah janji buat selalu ngelindungin Kia, walau nyawa gua jadi taruhannya." "Harusnya lo senang dilindungi sama Aksa. Gua nggak pernah lihat dia se-over protective ini kecuali sama pacarnya," Aqilla melirik Azkia yang masih kelihatan kebingungan. Pasti semua orang akan bingung ketika tiba-tiba disebut sebagai penyebab kematian seseorang.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai akaza mati oleh siapa
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

tanya Kak Uya mengagetkan lamunan Matari. “Udah bisa digerakin sih Kak. Kemarin sih kalau nggak sengaja kegesek, rasanya pedih banget,” sahut Matari. “Kalau hati lo udah baikan?” Matari mengerang. “Sorry, bukannya gue kepo, gue denger dari Echa, lo katanya abis diputusin.” “Hahahah, iya.” “Times will heal, girl.”
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 588 kali sebagai akaza mati oleh siapa
Baca
+Pustaka
Menipu Sang CEO Buta

Menipu Sang CEO Buta

Dia ingin cepat memastikan apakah ini rumah musuh atau teman. Pria tua itu mencoba tersenyum meski terlihat masam. Dia tak suka melihat Matteo yang terlalu berterus terang. "Aku Kazuo Taoka," katanya. "Kuma, pemimpin dari Yamaguchi Gumi," sahut Matteo. Melengkapi perkenalannya yang hanya singkat itu. Ivy yang sekarang sudah mengenali beberapa kata bahasa Jepang, sedikit heran. Kuma berarti beruang.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai akaza mati oleh siapa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status