Hati yang Kau Sakiti
"Kiran, apa maksudmu? Mama sedang sakit. Dia cuma ingin bicara sebentar sama kamu."
Kiran menatap Arka lekat. "Mas, apa kamu lupa? Mama yang sudah memasukkan obat ke dalam minumanku sampai aku keguguran. Aku masih sakit hati dengan itu."
Arka terdiam sejenak, berusaha menenangkan pikirannya. "Kiran, kamu salah paham. Kamu mengira Mama yang melakukannya, tapi Mama tidak mungkin—"
"Lalu kalau bukan Mama, siapa lagi, Mas?"