KUTUKAN LELUHUR
“Kasih tahu saja ketika aku sudah tiada Bu, dan jangan biarkan dia pulang sebelum dia menyelesaikan kuliahnya. Jangan sampai kabar duka ini mengganggu kuliahnya kelak, karena pasti dia tidak akan fokus apabila kabar duka ini terdengar olehnya. ”
Tap, tap, tap
“Amaatt! ”
Seseorang berteriak dari arah depan rumah, dan terlihat Aki Karma yang terengah-engah berlari dari arah luar setelah dia memarkirkan kendaraan di depan warung.
“Mat, kunaon maneh? (kenapa kamu? )”
“Aduh, kenapa sampe bisa parah gini? ” Kata Aki Karma yang panik melihat sahabatnya yang terbujur tidak berdaya di atas kasur.
Hot Chapters