Dinikahi Berondong Mesum
Matanya terpejam menimbulkan tetes yang mengalir di pipinya.
Sesak dadanya mengingat peristiwa yang menyesakkan itu. Berita yang membuatnya syok, jatuh pingsan berkali-kali. Menangis hingga lelah matanya mengeluarkan cairan bening itu. Depresi hingga abai dengan keadaan sekitar, termasuk dengan Farel yang saat itu masih kecil. Padahal, andai dia menyadari, Farel, bocah kecil itu juga terpuruk. Dia kehilangan sandarannya selama ini. Hanya karena Farel berbeda dengan anak kebanyakan, dia pandai menyembunyikan kesedihannya.
"Ma."