Hajatan di Rumah Ibu
tanya Adnan, menatapku yang tengah bersiap dengan raut wajah penasaran.
“Ibu ada kerjaan, Nan. Mau bantu Bu Santi di ladang. Katanya mau panen jagung. Jadi Ibu harus bantu nyiapin perlengkapannya dulu di rumah,” sahutku sambil melilitkan selendang ke bahu untuk menghalau dingin.
“Oh, ke kebun jagung Bu Santi? Ibu lama di sana?” Malik ikut bertanya.
“Belum tahu, Mal. Tapi, kalau kalian sudah pulang sekolah, dan Ibu masih belum pulang, susul saja ke kebun jagung!” Pesanku sambil mengusap kepala mereka.
ตอนยอดนิยม