mungkin esok aku mati
"Kak, kalau kamu enggak bisa berdiri untuk diri sendiri, coba berdiri untuk Mama dan Papa. Mereka butuh kamu. Kami semua butuh kamu, Kak."
Aku menatap tangan Sandy yang terulur. Dengan perlahan, aku menggenggamnya, meskipun aku tahu bahwa tangannya tidak benar-benar ada. Itu hanya bayangan—bayangan yang aku ciptakan dalam pikiranku. Tapi rasanya, aku merasa lebih kuat.
"Sandy... aku akan mencoba, aku janji," bisikku, berharap kata-kataku bisa sampai kepadanya, meski aku tahu ia tak benar-benar bisa mendengarnya.
인기 회차