Suami Adikku, Ayah Anakku
"Aku mau main sama Vani, Buk. Udah, ya. Aku udah terlam--"
Terlambat aku mengelak. Tamparan Ibu sudah menghantam pipi, sebelum aku sempat mengelak. Aduh, kok sakit?
"Kamu mau bikin Ibu cepat mati, Anes?! Ngapain main malam-malam, dengan pakaian begini pula? Kamu mau jual diri? Mau jadi pelacur kamu?!"
Oh, Ibuku Sayang. Kenapa beliau enggak paham-paham dengan watakku, ya? Aku ini pantang dipancing. Langsung termotivasi untuk melakukan.