Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Bad Boss

My Bad Boss

ucap Ibuku tersenyum lembut kearahku. "Ma." ucapku saat beliau hendak keluar dari kamarku. "Ada apa sayang?" "Maaf." gumamku pelan. Aku tau apa yang aku lakukan seminggu ini benar-benar menyakitinya. "Tidak perlu sayang. Seharusnya Mama yang minta maaf padamu." ucap Ibuku, masih bertahan dengan senyuman lembut miliknya. "Tapi--" "Sstt, sudahlah. Sebaiknya kau makan sarapanmu."
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Acara Syukuran di Rumah Mertua

Acara Syukuran di Rumah Mertua

Aku tak akan bisa memaafkan diriku sendiri. "Maksud kamu gimana, Ken? Maksudnya, ada yang ingin bunuh kalian?" tanya Ibu dengan wajah bingung. Aku mengganguk lemah menjawab pertanyaan dari Ibu. Ibu langsung menutup mulutnya yang terlihat menganga lebar, seolah terjejut dengan apa yang aku sampaikan saat ini. "Ta ... tapi siapa, Ken? Apa kamu punya musuh. Setahu Ibu, selama ini kamu gak punya musuh kan?"
1051.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Kubuang Suami Sampah Pada Tempatnya

Kubuang Suami Sampah Pada Tempatnya

Memangnya aku peduli? “Bukankah semalam Ibun bilang ingin membuatku muntah paku? Ibun juga bilang kalau bisa membunuh tanpa menyentuhku. Lantas, kenapa sekarang meminta maaf dan memohon padaku segala? Buktikanlah jika Ibun kuat dan memiliki kuasa buat mengendalikan keadaan. Bunuh aku dengan muntah paku itu, Bun. Silakan!” Aku akhirnya buka suara. Kulontarkan apa yang telah kupendam sejak tadi. Senjata makan tuan, pikirku. Apa yang Ibun ancamkan, kini kubalikan seperti mata pisau yang hendak menghunjam jantungnya.
538.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Suami Lupa Diri

Suami Lupa Diri

tanya Ibuku gak sabaran. "Boro-boro Bu, yang ada aku diusir. Dia main cantik Bu, gak pakai emosi kayak anaknya Ceu Mumun waktu dilabrak istri muda lakinya itu," jawabku. "Yah, kok gak cakar-cakaran sih. Padahal kamu pasti menang. Kamu kan jago kelahi Ren!" sesal Ibuku. Aku tersenyum mendengar perkataan Ibuku. Kalau soal kelahi aku paling jago. Si Zaenab anak Pak RT aja habis wajahnya aku acak-acak.
1032.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
KUBUAT KAU MENGEMIS CINTAKU

KUBUAT KAU MENGEMIS CINTAKU

Pov Kenzo Aku tengah mengikat rambut sebahuku ketika tampak sosok tinggi tegap menaiki anak tangga tergesa. Seketika sebuah benturan terasa menghantam dada. Bang Iqbal tampak menenteng plastik bening yang didalamnya, aku sangat hapal isinya apa. Dia membawa kebab yang sama seperti yang tengah kupesan sekarang. “How f*ck you are!” Aku mengepal ketika Abangku melewati ruanganku tanpa menoleh sedikitpun, lalu ke mejanya dan disambut senyuman manis yang tak pernah diberikannya padaku.
1058.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Suami Adikku, Ayah Anakku

Suami Adikku, Ayah Anakku

"Aku mau main sama Vani, Buk. Udah, ya. Aku udah terlam--" Terlambat aku mengelak. Tamparan Ibu sudah menghantam pipi, sebelum aku sempat mengelak. Aduh, kok sakit? "Kamu mau bikin Ibu cepat mati, Anes?! Ngapain main malam-malam, dengan pakaian begini pula? Kamu mau jual diri? Mau jadi pelacur kamu?!" Oh, Ibuku Sayang. Kenapa beliau enggak paham-paham dengan watakku, ya? Aku ini pantang dipancing. Langsung termotivasi untuk melakukan.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Tafsir Waktu

Tafsir Waktu

lirih aku. Aku semakin mendekat. Dan meracau tidak jelas kepada ibuku. Mengutarakan semua isi hatiku selama ini. Sakit, perih. Tapi berusaha sangat kuat. Sama sekali tak tersedu. “Aku tidak ingin melawanmu.” Dia malah semakin geram dan ingin menyerang. Senyum jahat tersungging di bibirnya. Dia menyerang dengam mencekik leherku, aku tidak sanggup melawan. "Aku bukan ibumu!?" tubuhku dilempar kebelakang.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
MAAF, AKU SELINGKUHAN SUAMIMU, MBAK

MAAF, AKU SELINGKUHAN SUAMIMU, MBAK

“Yang penting aku tak lalai memberi nafkan, kan?” “Memangnya apa yang kamu tinggalkan untuk Ibuku? Wanita kampung yang begitu tergila-gila padamu hingga mau menyerahkan jiwa raganya pada lelaki yang ternyata hanya menganggapnya persinggahan saja? Memangnya kamu tahu betapa menderitanya hidup kami? Dan hingga saat ini Ibuku masih harus menanggung semuanya!” ucap Zain yang tiba-tiba masuk.
1020.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 470 kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Aku Istrimu, Bukan Samsak Tinju

Aku Istrimu, Bukan Samsak Tinju

Dia seperti juga teringat sesuatu atas informasi yang dibagi oleh Abimanyu. "Kamu yang aku tabrak waktu itu dan menolongku kabur dari kejaran kakak kelas," ucap Ghea dengan jujur. "Hem, jadi benar gadis kecil waktu itu kamu, ya? Ck. Ck. Ck. Sedari kecil sudah suka cari masalah sama anak gede," cibir Abimanyu jelas-jelas berdecak mengejek. "Eh, kata siapa kalau aku suka cari masalah? Masalahnya aja tuh yang suka banget ngejar-ngejar aku," elak Ghea dengan bibir mencebik.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Saat Aku Salah Membencimu

Saat Aku Salah Membencimu

“Kamu nggak sendirian. Dengar itu baik-baik, kamu nggak sendirian.” “Tapi aku nggak tahu harus gimana...” Hazel terisak. “Aku nggak kuat... aku capek...” “Kamu nggak harus kuat terus”, kata Miranti cepat. “Nggak harus... selama ini kamu terlalu sering nyimpan semuanya sendiri, sekarang biarin ibu yang bantu.” Hazel menggeleng sambil menangis. “Aku jijik sama diriku sendiri, Bu...”
595 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status