Birahi Liar istri Setia
“Gak usah repot-repot, aku biasa sendiri.”
Terdengar helaan napas dari seberang. “Om bisa anterin, lho. Beneran. Gak enak kalau kamu sendirian bawa tas, apalagi lagi gak enak hati kayak gini.”
Melia tersenyum samar, walau tak bisa dilihat. “Terima kasih, Om. Tapi beneran, aku butuh waktu sendiri… biar tenang.”
Jordy tak membantah, hanya mengangguk pelan di ujung sana. “Kalau begitu… hati-hati ya, Mel. Kalau kamu butuh sesuatu, atau cuma mau ngobrol aja… Om selalu ada.”