Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Revansha

Revansha

Jangan lupakan pagar bambu berwarna cokelat yang akan menyambut kedatangan Evan malam ini. Evan memarkirkan motornya tepat di depan pintu rumah. Hal itu langsung disambut baik dengan anak perempuan berumur sekitar 8 tahun. "Abang!" pekiknya sambil berlari menghampiri Evan. "Kok, belum tidur?" Gadis kecil itu menggeleng sambil mengerucutkan bibirnya. "Rena nunggu Abang." Sharena Meyda Al-Shabab, adik kandung dari Revan Al-Shabab. Mereka dua bersaudara.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as al mushawwir
Read
+Library
Mistpouffer

Mistpouffer

sahut Sirius. Laki-laki itu kemudian bangkit dan menepuk bahu Aruna. “Mutia akan datang sebentar lagi, jadi aku akan meninggalkan kalian untuk mengejar orang itu. Jaga diri kalian baik-baik ya.” Aruna tidak menjawab kata-kata Sirius. Dia segera merebahkan badannya di samping Namika dan melihat wajahnya dengan lekat. Sebuah keajaiban karena gadis itu bisa hidup lagi hanya dengan penyatuan jiwa mereka.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as al mushawwir
Read
+Library
Rahim Tawanan

Rahim Tawanan

Sekaligus berterima kasih karena ia benar - benar bisa melihat rumah orang kaya yang sesungguhnya disini. Ashyana menggelengkan kepalanya guna menyadarkan diri bahwa yang harus ia pikirkan adalah kabur dari sini. Ia pun naik ke atas toilet duduk untuk melihat sekitarnya siapa tau ada lubang untuknya kabur. Tapi sejauh mata memandang, nyatanya tidak ada lubang sekecil apapun kecuali lubang angin yang tidak akan muat untuk tubuhnya. Ia pun memutar otaknya dengan masih di posisi yang sama. Hingga pintu tiba - tiba saja terbuka dari luar.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as al mushawwir
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Tidak ada yang bisa di lakukannya selain menunggu dengan duduk di bawah guyuran hujan, tidak ada tempat untuknya kembali selain mansion ini maka dari itu dia harus menunggu sampai ada seseorang yang sudi membukakan pintu gerbang untuknya. Mawar memilih duduk dengan menekuk kedua lututnya dan wajahnya di tenggelamkan disana. Tak lama hujan pun reda, Mawar yang masih terjaga mendengar bunyi gesekan dari pintu gerbang. Ingin melihat, tapi kepalanya serasa di timpa oleh beban yang sangat berat, kepalanya berdenyut nyeri sehingga untuk mendongak pun susah. Tapi dia mencoba sekuat tenaga, memaksakan dirinya agar bisa mengangkat kepalanya dan dia melihat Bik Enah, seorang wanita paruh baya yang ber
105.9K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as al mushawwir
Read
+Library
Firdaus

Firdaus

Murid-murid juga mulai berdatangan ke sana, membuat Haikal dan Jibril beranjak dari tempat mereka lalu pindah ke bawah pohon belimbing yang rindang di samping mushola tersebut. "Ril." "Ye." "Beliin minum." "Kantin jauh. Mager." "Hhh... sama." Setelah itu hening lagi. Hanya suara murrotal dari toa mushola yang memenuhi telinga mereka. Jibril pun tidak menghidupkan suara ponselnya saat memainkan gim. Akhirnya adzan dhuhur berkumandang. Suara pelantunnya sangat merdu di telinga. Haikal bisa menjamin ini adalah seruan adzan paling merdu yang pernah ia dengar.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as al mushawwir
Read
+Library
Mandul

Mandul

****** Keesokan harinya… Disuatu tempat dimana seorang penguasa tengah melayangkan banyak barang dihadapan para anak buahnya. Lelaki yang masih muda dan memiliki wajah yang rupawan itu tengah meluapkan emosinya yang membara. "Bagaimana bisa kalian kehilangan wanita itu?" teriaknya untuk kesekian kalinya. "Maaf Tuan muda. Saya tadi ke kamar mandi. Wktu itu masih ada Ridwan yang menjaganya."
105.0K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as al mushawwir
Read
+Library
Dewa

Dewa

Dewa menatap wajah Mawar yang tiba-tiba menunduk menatap lantai putih. "Saya tidak menyangka kalau Reihan dan kamu bisa bergaul salah dunia gelap," potong Bi Selfa, Bibi tuanya Dewa dan Reihan. "Tapi bagaimana pun juga mungkin ini yang akan menyadarkan kalian berdua tentang arti kehidupan."
9.97.5K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as al mushawwir
Read
+Library
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

Ya asiqol Musthofa absyir binailil muna Ya asyiqol Musthofa absyir binailil muna Qoq roqoka susshofa as-shofa as-shofaa watoba wafdul hana Qoq roqoka susshofa watoba wafdul hana Nurul jamaali bada, minwajhisyamsil hudaa Nurull jamali badaa, min wajhi syamsi hudaa. Toohalladzii biliqoo, qod
9.4121.1K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as al mushawwir
Read
+Library
Wagiman

Wagiman

jawab Kina. Aku menunggu tidak lama mungkin sekitar 1 menit dan Kina keluar dengan menggunakan mukenah dan wajah yang masih sedikit basah mungkin karena air wudhu. Aku sempat terpana melihat Kina yang keluar dengan menggunakan mukena putih bermotif bunga warna biru muda, dia terlihat sangat cantik dan menawan bagiku. Aku mencoba menebak apakah dia sedang sholat malam? Sebuah kegiatan yang mungkin banyak orang tidak lakukan, apa lagi bagi anak muda. Semua itu membuat aku tidak bisa menutupi ke kaguman aku ke Kina. “Mas.. Mas… Maaass,” suara Kina menghentikan imajinasiku.
9.29.1K viewsOngoingAdded to Library 271 Times as al mushawwir
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status