Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Mama mengernyitkan dahi karena melihat ekspresiku. “Iya, aku segera pulang,” ucapku sambil memutuskan sambungan telepon. “Ada apa Del?” tanya mama. “Kak Vano bilang kalau Alea nangis terus ma,” jawabku. “Emmm, Sifa kami anter sampai perempatan rumah kamu ya, soalnya anak kakak nangis di rumah. Gak apa-apa kan,” ucapku pada Sifa.
9.95.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai al ta rif
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Autumn Sky
ceritanya bagus dan alurnya pun mengalir. Penulisannya pun juga rapi, jadi waktu dibaca enak. Namun, saya masih menemukan beberapa kesalahan kecil di sini, tapi itu bisa diabaikan dan tidak mengganggu kenyamanan dalam membaca. Ayo kamu update lagi ceritanya, aku menunggunya
Skyler Artemis
aku jarang baca novel dengan sudut pandang orang pertama, tapi aku menemukan novelmu enak untuk dibaca. Ide ceritanya mungkin mainstream tapi pengemasannya fresh dan rapi penulisannya. Ayo update terus, aku tunggu kelanjutannya.
Baca Semua Ulasan
Tawanan Mafia

Tawanan Mafia

Jalan raya. Tak ada yang lebih mereka inginkan daripada itu. Kini apa yang mereka cari sudah ada di depan mata. Terbentang panjang membelah lebatnya hutan yang sunyi. Sekarang mereka hanya harus menunggu kendaraan yang melintas dan meminta bantuan. Setelah itu, mereka baru dapat mengatakan salam perpisahan pada gelar sang Tawanan. "Akhirnya ...."
1018.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 674 kali sebagai al ta rif
Baca
+Pustaka
Rahim Tawanan

Rahim Tawanan

Drrt drrt Getar ponselnya membuat Kenan langsung meraih benda persegi panjang itu dari saku celananya. “Apa sudah dapat informasinya?” Tanya Kenan to the point. Ia membenci basa basi yang tidak penting. “Apa Rik? Keluarga Arbaha yang itu yang kamu maksud? Baiklah filenya bisa kamu kirimkan lewat email.” Kenan mematikan panggilan dan langsung melamun. Pikirannya jadi menerawang. “Arbaha ya? Cukup menarik.” Gumam laki - laki itu dengan seringai di bibirnya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai al ta rif
Baca
+Pustaka
HUMAIRA

HUMAIRA

Humaira berjalan perlahan di tepi pantai bersama Dito. Dito berjalan di samping Humaira sambil menggenggam erat tangan Humaira. Semilir angin pantai yang bertiup melambai-lambaikan rambut Humaira yang panjang. Kaki Humaira yang tanpa alas membuat pasir pantai yang dijajakinya mencetak telapak kakinya. Humaira tersenyum riang menatap ke arah lautan.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai al ta rif
Baca
+Pustaka
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Anjel menautkan kedua alisnya, sedang giginya sibuk menggigit kuku jari telunjuknya. "Lihat, kamu kalah!" "Masa bodoh!" Bram masih tertawa dengan suara renyahnya. Tanpa terasa sudah hampir satu jam mereka berkendara. Kini, Bram memutar kemudi ke arah kiri untuk memasuki pelataran Hotel Diamond. Sebuah hotel bintang lima yang langganan digunakan oleh tokoh-tokoh terkenal untuk menginap saat berwisata di kota ini.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai al ta rif
Baca
+Pustaka
LALI

LALI

Harun melangkah pasti. Napasnya juga teratur. Tatapannya lurus ke depan. Di punggung ada tas hitam besar. Tak begitu berat, tapi berisi penuh. Digenggamnya beberapa lembar kertas. Di kepalanya ada topi kebesaran. Wajahnya menawan. Baju yang ia kenakan bersih, rapi, dan wangi. Rahangnya tampak mengeras. Wajah lelah melekat di sana. Namun tak mengurangi sedikit pun performa ketampanannya.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai al ta rif
Baca
+Pustaka
Turun Ranjang

Turun Ranjang

tanyaku. "Gambar anggota keluarga," ucap Zyan menunjukkan gambarnya. Dalam gambar itu ada dua orang anak kecil, laki-laki dan perempuan. Seorang laki-laki dewasa serta dua orang wanita dewasa. Zyan menamai gambarnya. Aku, Zyona, Ayah, Bunda di surga dan Bunda Fira. Bersambung.
9.925.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 567 kali sebagai al ta rif
Baca
+Pustaka
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Victoria masih mengagumi setiap langkahnya memasuki rumah Jose yang indah itu, bagaikan istana yang ada di dunia nyata, pastinya Jose tidak pernah kekurangan apa pun. "Hanya untuk tidak membuat kakiku lelah, lift ini diperlukan, tapi di samping itu juga ada tangga darurat, kalau kamu mau capek ke atas menggunakan tangga, silakan," katanya bercanda lagi. "Tidak, aku masih lelah, apalagi aku belum makan, lift ini terbaik untuk kita segera sampai," balas Victoria tidak mau mempermasalahkan lift lagi.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai al ta rif
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status