Pertanyaan tentang Alfa Ganteng membawa nostalgia! Sosok ini pertama kali muncul di layar kaca sekitar 2015-an lewat program 'Opera Van Java' di Trans7. Aku ingat betapa segarnya karakter ini dengan logat Jawa medoknya yang kocak, ditambah tingkah polosnya bikin studio selalu riuh. Dulu, setiap Sabtu malam keluarga kami pasti nongkrong di depan TV menunggu penampilannya. Lucunya, awalnya Alfa cuma bintang tamu, tapi karena respons penonton sangat positif, akhirnya jadi bagian tetap. Yang bikin menarik, dia bisa membawa humor lokal tanpa terkesan dipaksakan—jarang banget komedian bisa seautentik itu.
Perkembangannya juga seru ditelusurin. Dari sekadar banyolan slapstick, lama-lama sketsanya mulai menyentuh isu sosial sederhana, kayak hubungan anak kos dan ibu kost atau kehidupan RT yang absurd. Justru di situlah kelebihannya: bisa ngelucu sambil nyindir halus. Sayang, setelah 2017 frekuensi munculnya mulai berkurang, mungkin karena perubahan konsep acara. Tapi buat yang pernah ngikutin era keemasannya, Alfa Ganteng tuh legenda kecil di dunia komedi Indonesia.