Istri Gila Pak Dokter
Jemarinya menunjuk huruf demi huruf, suaranya tenang dan jelas.
"D, a, da, f, daf, t, a, ta, r, daftar—"
Dharma mulai mengeja perlahan, sementara Eryas duduk kaku di depannya, matanya tak berkedip menatap tulisan di atas kertas. Setiap huruf seakan terpatri di benaknya. Bocah itu tidak banyak bicara, hanya mengangguk sesekali, memastikan bahwa otaknya menyerap tiap detail kecil yang guru sebutkan.