Kamulah Jodohku, Alyana!
Begitu mengingatnya lagi, air mata kembali menggenang di mata Imelda, hatinya terasa sangat pedih.
"Ayah di mana?" tanya Sam.
Imelda menggeleng. "Ibu nggak tahu, sejak Alin celaka, dia sangat marah, katanya ingin ...."
Baru bicara setengah, Imelda langsung menunjukkan ekspresi muak, bahkan enggan menyebut nama Alyana.
Dia mengganti topik, "Bagaimana? Kalian dapat hasil apa dari perjalanan ini?"
"Kalau menelan air laut bisa dibilang hasil, ya itulah hasilku." Arifin menggeram kesal. "Alyana itu memang bukan manusia! Kita nggak perlu lagi bersikap lunak padanya!"
Bab Populer