Sepiring Tumis Pepaya Muda
Karena tak bisa mencegahnya, aku akhirnya hanya bisa mengangguk saja.
Kupandangi tumpukan kado yang tadi diletakkan Mbak Soraya di atas meja, agak berantakan, karena ia menaruhnya asal, kurasa ia buru-buru karena mungkin Allysa sedang merengek. Kurapikan kembali tumpukannya, kutaruh yang paling besar di bagian bawah dan mengurutkannya hingga kado yang paling kecil terletak di bagian atas.
Satu buah kado mengusik rasa penasaranku, nama dan kalimat yang tertera dikartu ucapannya membuatku menyipitkan mataku, memperjelas apa yang kulihat.
Hot Chapters