Jatuh dalam Pesona Ayah Tiri Berengsekku
Nickollas menghela napas panjang, sebuah suara yang terdengar seperti kekalahan yang jarang ia tunjukkan.
Ia meraih tanganku. Sentuhannya hangat dan kokoh, menghentikan getaran di jemariku.
"Baiklah," ucapnya, matanya menatap langsung ke dalam mataku. "Simpan rahasiamu jika itu yang kau inginkan untuk saat ini. Tapi ingat satu hal, Selena. Kau tidak sendirian menghadapi dunia ini, meskipun kau sangat ingin merasa seperti itu. Malam ini, pegang lenganku dengan erat. Jika kau merasa sesak, beri kode padaku, dan kita akan pergi dari sana dalam sekejap. Mengerti?"