تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Anak Kembar Mr. Billionaire

Anak Kembar Mr. Billionaire

Alana diam di dalam kamar sendirian. Baru saja ia menerima sebuah paket yang dikirimkan seseorang khusus untuk Alana dan juga Alex. Sebuah paper bag besar yang kini ia letakkan di atas sofa kamarnya. Logo gambar dua burung merpati putih pada paper bag besar itu membuat Alana mudah menebak apa isinya. "Apa aku coba saja ya," lirih Alana pensaran dan ingin.
9.5124.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 3.6K مرة ضمن alun alun pacet
قراءة
+مكتبة
ISTRIKU DITIKUNG POLISI

ISTRIKU DITIKUNG POLISI

gerutunya. Tiba-tiba hatinya teringat pada sang suami. "Mas Alvan udah makan belum, ya?" "Aku pesenin, ah." Aluna mengambil ponsel yang sedari tadi ia abaikan. Baru saja ia akan membuka kunci layar ponsel, pintu ruangannya ada yang mengetuk. Kali ini ia beranjak membuka kunci pintu lalu membukanya. Terlihat seorang pemuda berseragam office boy membawa satu kantong paper bag berlogokan restoran.
106.6K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 238 مرة ضمن alun alun pacet
قراءة
+مكتبة
Hasrat Cinta Om Leo

Hasrat Cinta Om Leo

"Ini apa?" Alana bingung saat seorang kurir memberikan paket padanya, padahal sama sekali tidak merasa memesan barang atau apa pun. "Paket untuk Anda, Nona." "Tapi aku tidak membeli barang online," ucap Alana belum mau menerima paket itu. "Anda memang tidak memesannya, Nona, tapi seseorang yang membeli untuk Anda," ucap kurir itu.
1016.8K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 487 مرة ضمن alun alun pacet
قراءة
+مكتبة
Pacar Simpanan

Pacar Simpanan

batin Brian yang sedang ketakutan jika dirinya telah mempunyai pacar. Brian adalah sosok lelaki yang sangat menyukai perempuan walaupun dirinya telah mempunyai pacar. "Eh kamu kok bohong begitu sih kan kita sudah selesai belanjanya, memangnya kamu mau membeli apalagi?" tanya Luna kepada Brian yang sedang melamun di hadapannya. "Maaf tidak kok aku tidak memikirkan apapun dan tidak ada yang mau dibeli lagi kalau aku niatnya hanya untuk membelikan kamu gaun saja tidak ada niat yang lain lagi," ujar Brian.
1011.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 397 مرة ضمن alun alun pacet
قراءة
+مكتبة
Satu Malam Bersama Adik Ipar

Satu Malam Bersama Adik Ipar

Ia melihat Rania dan Aluna baru datang dari dapur dengan membawa tiga gelas minuman. "Hm, pas sekali. Makanan sudah datang," ungkap Rafka antusias. Ia meletakkan tiga kotak pizza di dekat minuman masing-masing. "Astaga, Aluna. Apakah ini semua akan habis? Porsinya lumayan besar," celetuk Rania sedikit kaget. "Eh, maaf ya Mbak. Aku pesannya di tempat yang terdekat. Tanpa melihat merek dan ukurannya," sesal Aluna karena tadi ia terburu-buru memesannya.
9.9203.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 7.3K مرة ضمن alun alun pacet
قراءة
+مكتبة
100 Langkah Melupakan Kisah Kita

100 Langkah Melupakan Kisah Kita

Gadis itu balik bertanya. “Enggak apa-apa. Papa cuma mau kasih ini ke kamu. Tadi sore ada kurir antar paket ini, kirain kamu beli barang online gitu, ternyata Bara yang kirim buat kamu. Nih.” Budi mengulurkan sebuah paket berlapis plastik berwarna hitam tebal lengkap dengan alamat penerimanya kepada Alena. Alena menerimanya dengan kedua alis terangkat. Bahkan ukuran paket itu seukuran gulingnya dan bisa ia peluk saking besarnya. “Ini apa, Pa?”
107.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 223 مرة ضمن alun alun pacet
قراءة
+مكتبة
Tarif Cinta Sang Pria Perkasa

Tarif Cinta Sang Pria Perkasa

“Makanya pake celana, Lun. Ini tuh pelabuhan, bukan kafe.” “Enak aja ngatur,” mulut Aluna menyolot tanpa melihat Aarick, tapi telinganya merah. “Salah angin, bukan salahku dong.” “Iya, salah angin,” Aarick menahan senyum. “Awas kepeleset. Fokus jalan, jangan fokus nahan rok terus!” Aluna melirik sinis. “Sebaiknya fokus jaga mata kamu aja, fokus nyebrangin koper aku sampe kapal."
10655 وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 24 مرة ضمن alun alun pacet
قراءة
+مكتبة
Luka Cinta Aluna

Luka Cinta Aluna

tanya Zolan, mata melirik kantung plastik yang ada di tangan Aluna. “Ini kue untuk cemilan ... bisa di makan sambil kerja. Aku mau ke kampus, sekalian singgah dan bawa ini ... aku buat lebih, ini untuk kamu, yang ini untuk Kak Fahmi,” ucap Aluna. Mengeluarkan semua isi plastik dan ia taruh di atas meja. “Aku tidak bisa lama. Harus ke kampus sekarang. Dimakan yah!” Aluna bertutur dengan sedikit terburu. Ia langsung keluar dari ruangan Zolan tanpa berpamitan.
1011.6K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 395 مرة ضمن alun alun pacet
قراءة
+مكتبة
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

gumam Raka, otaknya yang akademis bekerja cepat, memproses informasi yang mengerikan. Banyu menyeringai. “Tepat! Aku belajar dari cetak biru ayahmu, Raka. Ki Anom menyebutnya Lakon Geni Papat. Empat pilar api. Setiap pilar di Alun-Alun ini, setiap gerbang keluar yang kau lihat, sudah diisi dengan bahan peledak yang disamarkan sebagai lampion atau sound system. Kunti dan para Punakawan akan memastikan tidak ada yang bisa keluar setelah pementasan dimulai.”
795 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 17 مرة ضمن alun alun pacet
قراءة
+مكتبة
السابق
1234567
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status