MENGEJAR CINTA ISTRI YANG KUABAIKAN
gumamnya frustasi.
Keesokan paginya, saat Al duduk di meja makan bersama Axel dan Lexa, seorang kurir mengetuk pintu depan. Mbok Ratih yang menerima paket itu, dan saat ia melihat amplop besar bertuliskan 'Pengadilan Agama', ia terdiam sejenak sebelum menghampiri Al di ruang makan.
“Den Al, ini ada paket buat Den Al,” kata Mbok Ratih menyerahkan amplop itu dengan tangan gemetar, matanya mengisyaratkan kecemasan yang sulit disembunyikan.