Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Melepas Surga Yang Aku Dambakan

Melepas Surga Yang Aku Dambakan

Ting tong. Suara bel rumah Almira pun berbunyi Almira langsung bergegas membukakan pintu dan dia pun terkejut seorang kurir pengantar paket datang padahal dia sama sekali tidak pernah memesan apapun secara online. "Apa ini benar dengan rumah Mbak Almira? "Tanya kurir tersebut membuat Almira pun bertanya-tanya siapa yang memesan paket. "Iya Mas, saya sendiri Almira Ada apa Ya? "Tanya balik Almira padanya.
67.0K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as alun alun pacet
Read
+Library
Pesona Presdir Posesif

Pesona Presdir Posesif

“Jadi, sementara ini lo nggak akan menjalin hubungan sama siapa pun dulu ‘kan, Ar?” Pandangan Aruna menunduk, hendak mengambil ponselnya yang bergetar. Sepertinya ada pesan yang masuk. “Nggak,” jawab Aruna singkat. Tapi, sebelum dia melihat isi pesan tersebut, Aruna menambahkan lagi, “Pacaran nggak cocok di aku, bikin bodoh.” Mendengar itu, Aland tidak bisa menahan tawanya karena mendapati jawaban Aruna yang polos.
9.9987.0K viewsCompletedAdded to Library 28.6K Times as alun alun pacet
Show Reviews (138)
Read
+Library
Riena Guname
Guys, aku kan pembaca baru, nah beberapa hari lalu aku udah baca cerita ini sampai bab puluhan.. hampir 50an bab. Nah ini barusan mau baca lagi kok balik ke bab awal lagi ya? trus sekitar bab 8-10 kekunci lagi, harus beli koin lagi. Kenapa ya kok kayak gitu?
Noor Natifah
bagus banget sih, ceritanya ... awalnya aku gak suka, soalnya Claudia terkesan kurang tegas, mau aja di peralat sama temen nya , siapa tuh 'claire' kalau gak salah ya .... tapi lama² seru banget, setelah Claudia bersikap lebih tegas dan Ryuga sama Aruna juga bikin tambah penasaran deh.
Read All Reviews
Jodoh Tenggat Waktu

Jodoh Tenggat Waktu

tanya Aluna mencebik. "Gerah apanya Al? Udah sore ini dingin." "Ya enggak tahu. Bagiku di dalam gerah." Bima menghela nafas, dia kesal dengan kekeraskepalaan Aluna, tetapi tetap ada di sisi perempuan itu dan membantunya membuka kemasan. Aluna memesan dua porsi makanan dengan jenis berbeda. Terlihat sangat berkelas karena harganya pun lumayan.
108.6K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as alun alun pacet
Read
+Library
Istri Lusuhku Jadi CEO, Setelah Aku Ceraikan

Istri Lusuhku Jadi CEO, Setelah Aku Ceraikan

tanya Pak Mus. "Tiap hari pesanan banyak Pak. Tadi, aku terlambat, karena nolongin nenek-nenek kecopetan." jawab Aluna. "Yah udah. Sana masuk. Nanti kena marah lho. Ee, tunggu sebentar Non. Non Luna kelas 9 kan?" Aluna mengangguk. "Nih, ajak Den Rangga aja sekalian." Tunjuk Pak Mus pada anak laki-laki tadi.
9.6261.6K viewsOngoingAdded to Library 6.0K Times as alun alun pacet
Read
+Library
Perjanjian Panas dengan Bos Arogan

Perjanjian Panas dengan Bos Arogan

“Ini kenapa telpon orang lagi. Sebentar aku mengangkatnya dulu.” Aluna ditinggal berdua dengan Peter. Canggung? sangat! Jangan ditanya lagi. Aluna diam, begitupun dengan Peter. Di kantor, Aluna memang sering melihat Peter. Kabarnya, presdir Winston itu menyeramkan dan sangat tegas. Peter mengambil piring yang berisi steak. “Jangan pilih yang itu..” Aluna menghentikan Peter. “Di dalam sausnya ada kandungan kacang Almond. Saya dengar anda ada alergi kacang.”
1066.6K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as alun alun pacet
Read
+Library
Putri Terbuang itu Istri Sah CEO

Putri Terbuang itu Istri Sah CEO

tanya Raka terheran. “Ck, pokoknya gua mau semua itu! Kala gak habis kan ada lo and Radit! Kalian yang habiskan..!” seru Aluna. “Oh ya, gua mau pizza yang 1 meter.. Tapi ada pinggiran keju!” lanjut Aluna. “Mana ada sayang..” “Pokoknya harus ada! Cepet pesen Raka..!” Aluna seakan gak sabar karena Raka tampak bingung dengan permintaannya.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as alun alun pacet
Read
+Library
Duke Kejam itu Suamiku

Duke Kejam itu Suamiku

Itu bukan tawa penuh kegembiraan, melainkan tawa dingin yang kering, suara yang biasanya terdengar sesaat sebelum ia menjatuhkan hukuman mati di medan perang. Ia merogoh balik jubahnya dan mengeluarkan sebuah gulungan perkamen yang warnanya jauh lebih gelap, lebih kusam, dan memiliki segel lilin emas yang sudah kuno, jauh berbeda dengan kertas-kertas murah milik Willem. “Kau bicara tentang pelacuran dan panti asuhan, Willem?” Alaric mengangkat dokumen itu tinggi-tinggi agar bisa dilihat oleh rakyat, meskipun mereka tidak bisa membacanya dari jauh.
8.812.3K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as alun alun pacet
Read
+Library
Dibuang Mantan Dipinang Om Sultan

Dibuang Mantan Dipinang Om Sultan

“Tuan, ada paket datang!” Devan dan Alin segera menyelesaikan sarapan dan bergegas membuka paket itu. Betapa terkejut mereka kala melihat isi paket itu berisi tulisan ancaman. “Selamat bersenang-senang sebelum menangis darah karena akan berpisah!”
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 434 Times as alun alun pacet
Read
+Library
BALAS YANG DIPERJUANGKAN USAI DIBUANG

BALAS YANG DIPERJUANGKAN USAI DIBUANG

"Dasar perebut pacar orang. Tunggu aja, Na, aku bakal viralin kamu, set*n!" "Merebut dari mananya, Bestie? Kalian udah lama putus, kamu aja udah lama pacaran sama Albian padahal aku baru putus saka Al. Jadi, kayaknya kebalik deh kalau aku disebut perebut pacar orang. Oh iya, biar aku bantu viralin, ya?" Alana menutup telepon dengan senyum penuh kemenangan.
109.7K viewsCompletedAdded to Library 387 Times as alun alun pacet
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status