Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bertukar Tubuh dengan Tunangan yang Ingin Membunuhku

Bertukar Tubuh dengan Tunangan yang Ingin Membunuhku

Ckitt Sebuah mobil Lamborgoni merah berhenti depan mereka, Alecas melompat keluar dan berlari dengan isak tangisnya menghampiri LuXa. “Cepat cium aku!” rengek Alecas di sela-sela sesegukannya seperti anak kecil. “Tu-Tuan…” Shwan memanggil dengan terbata-bata sambil melepaskan masker dan topinya, menampakan wajahnya yang kini pucat pasi.
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 664 kali sebagai alun alun kraksaan
Baca
+Pustaka
Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!

Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!

titah Kaizen, sama sekali tak menanggapi ucapan Vanessa. "Tapi, Kak …-" Vanessa ingin protes, akan tetapi Aluna tiba-tiba saja meraih mangkik yang dia bawa. "Yaah … masa sarapan dengan ini doang?" keluh Aluna sambil menatap isi mangkuk, oat dicampur buah, "ngotor-ngotorin lambung saja," protesnya tetapi tetap memakan sarapan dari Vanessa tersebut.
1067.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai alun alun kraksaan
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Nurwulan Mayasari
ceritanya bagus aku suka kisah cinta yang posesif tapi menyenangkan. aku suka novel kak cacacici karna ceritanya cepat majunya ga lambat...jadi suka bikin penasaran setiap bab nya. klo bisa tiap up sehari 4 bab ya kak di setiap judulnya...hehe... semangat terus nulisnya kak
campuranindo
suka banget sama karya CacaCici , aku udah ngikutin kaka dari lama , tapi paling membekas dipikiran cerita ziea sama reigha , tapi overall semuanya bagus sampek ada part² yang bikin nangis sesenggukan :)<3 ga bosen bolak balik kisah yang udah tamat semoga sukses terus ya kak CaCi <3 <3 <3
Baca Semua Ulasan
Kemilau Senja

Kemilau Senja

sahut Pak Nawawi dengan logat Jawanya. "Neriman itu apa ya, Pak?" tanya Larasati penasaran. Memang dia tidak tahu sama sekali dengan bahasa Jawa. Karena dia asli Sumatera yang merantau di Jakarta. "Nrimo ing pandum, Nduk Laras," jawab Pak Nawawi. "Si Laras jangan diajak ngomong bahasa Jawa, Pak, bisa ngambek lagi loh kayak kemarin. Hehe," sahut Pak Rahman.
1010.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai alun alun kraksaan
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Biduan

Dendam Sang Biduan

Raksa mengangguk, “Dia datang padaku, menunjukkan betapa kejinya perbuatan para korban ini. Aku menduga sekte sesat inilah yang memakai jiwanya untuk membalas dendam. Kita harus mencari tahu dan membuktikan kebenaran dari penglihatan ku.” “Apa kau bisa memberitahu kami secara spesifik Capt? Tentang korban, atau mungkin petunjuk lainnya.” “Aku hanya tahu namanya Aluna. Dia selalu menyebut nama itu dan aku menduga itu adalah dirinya.” Airlangga nampak sibuk dengan komputer pintarnya setelah Raksa menyebut nama Aluna. Ia membuka beberapa situs pencarian dan meretas informasi sekolah.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai alun alun kraksaan
Baca
+Pustaka
ISTRIKU DITIKUNG POLISI

ISTRIKU DITIKUNG POLISI

Rupanya ia sekalian mandi tadi. Krucuk! Krucuk! "Iya, gue tau lu pada laper 'kan, Cing? Sama gue juga laper. Bentar gue pake baju dulu, ya," ucap Aluna sembari mengelus perut ratanya.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai alun alun kraksaan
Baca
+Pustaka
Pendekar Krisan Putih

Pendekar Krisan Putih

tutur laki-laki dengan rambut terikat berwarna keperakan menghunus belatinya, mempersiapkan diri. "Sektemu tak akan bisa menghancurkan kami, Cakra," seru Arini dengan suara tegas serta tatapan serius. "Ambisimu itu tak akan membuahkan keberhasilan." "Tengok siapa yang akan mati setelah ini." Pria bernama Cakra memamerkan belati hitam yang tampak kebiruan memantulkan sinar rembulan. "Sudahkah kau berkaca bahwa sektemu itu membabat tanah kami?"
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai alun alun kraksaan
Baca
+Pustaka
Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

protes Raka sambil menggeliat di pangkuan Tama. “Kenapa lagi?” “Warnanya jelek. Aku mau sepatu dinonya!” “Dino kotor semua, Nak. Nggak cocok kalau mau ketemu guru,” jelas Tama. Raka langsung manyun. “Tapi... aku kan suka dino.” Aluna datang menyela, sambil membawa sepasang kaos kaki bergambar dinosaurus. “Gimana kalau ini komprominya? Pakai sepatu bersih, tapi kaos kakinya ada dino.”
1031.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 637 kali sebagai alun alun kraksaan
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Setelah Melahirkan

Dicampakkan Setelah Melahirkan

“Bukan Mixue! Itu mah eskrim. Mizuo, eh, Mizu, Mizan, ah, ya, Mei Zuo.” “Whatever,” cicit Pasha ingin sekali mengakhiri drama sialan itu. Manggala menyahut dengan mantap, “Kami akan memberimu semangat dengan cara terbaik.” Alby mengibaskan rambutnya dengan gaya sok keren, “Bersiaplah untuk terpukau!”
1036.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai alun alun kraksaan
Baca
+Pustaka
Sudah Kaya Tergoda Mantan

Sudah Kaya Tergoda Mantan

Mentega bercampur gula cair dan irisan almond langsung memenuhi rongga mulutnya. Dia menggunakan ujung jemari untuk membersihkan butiran gula dan remahan almond dari sudut bibir dan menjilatnya hingga bersih. Sepertinyang diingat oleh Baksara, croissant almond merupakan salah satu favoritnya. Aruna sudah menghabiskan setengah sarapannya ketika menyadari Baskara diam saja. Aruna melirik Baskara dan menemukan pria itu sedang menatapnya. Kopi pria itu sepertinya tidak berkurang sejak terakhir dilihat oleh Aruna.
1015.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai alun alun kraksaan
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Serenity
Haaaai~ Selamat datang di novel keduaku. Semoga kalian suka dan bisa jadi pengganti keseruan "Ternyata Kaya Tujuh Turunan" yaaa~ Selamat berkenalan dengan Baskara dan Aruna. jika berkenan boleh bintangnya biar nyala rating di atas. Jangan lupa disawer gems, yaaaa
H n H
pernah baca. tapi dulu masih bersambunh terus. akhirnya jeda lama. sekarang mulai baca ulang aja deh, biar ga lupa alur ceritanya. cerita di GN yg paling di suka. cerita ini dan yg 1 nya ... 19/1/24 , mulai baca ya..
Baca Semua Ulasan
Ojek Dua Alam

Ojek Dua Alam

Mereka berdua pun bergegas berpindah mendekati Siska dan menatap layar ponsel yang menyala. "Oh, tempat ini mah katanya terkenal sebagai Kota Santet. Bahkan, konon dulunya memang ada sebuah jargon yang mengatakan bahwa, cukup lima ribu rupiah saja sudah bisa pesan santet!" Sandy menjelaskan apa yang ia ketahui. Pasalnya nama tempat yang dilihat di ponsel Siska pernah ia dengar dari beberapa orang. "Kamu percaya gituan, Yang?" tanya Rahayu.
827 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai alun alun kraksaan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status