Aku Mau Kamu di Kamarku
Semacam pekerjaan Daffin apa, hobinya apa, kesukaannya apa, dia- ah kamu banyak maunya Aluna.
“Bukan seperti itu kenalannya, sini aku ajarin,” melangkah mendekat.
Tap.
Berdiri tepat di depan Daffin yang sudah berdiri, Aluna memasang senyumnya. Tidak ada kata gentar sebelum niatnya terwujud, pantang pulang sebelum berperang.
“Mundur.”
“Iya-iya,” jawab Aluna dengan nada tidak niat.
Sesuai permintaan pria di depannya Aluna mundur dua langkah, cukupkan? Cukuplah.
Bab Populer