Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terpaksa Menikahi Istri Gendut

Terpaksa Menikahi Istri Gendut

Gumamku penuh gelisah. Karena merasakan pergerakan ranjang yang tak stabil, Amira bangkit kemudian menatapku. "Kak Fadhil kenapa?" "Sepertinya ibumu sudah mencampurkan sesuatu ke ramuan tadi. Aku jadi terasa gerah dan gelisah." Amira yang kemungkinan mengerti arah pembicaraanku hanya mengangguk pelan. "Lalu apa yang harus saya lakukan kak?" wajahnya pias.
1011.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 382 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Tak. Tak. Tak. Suara gigi beradu itu terdengar mengerikan di dalam ruangan seluas 2x3 meter yang pengap. Sore tadi, setelah sadar dari pingsan akibat syok harga bubur wine 80 juta, Citra mengalami serangan panik di kamar tamu mewah. Dia menangis histeris, memohon dipulangkan ke "kandang hamster"-nya.
804 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
Kama Sutra

Kama Sutra

“Pertigaan depan, ambil kanan. Setelah itu ada rumah cat putih dengan pagar hitam. Itu rumah ibuku.” Kama tidak merespon. Namun, Sutra yakin jika pria itu telah mencatat apa yang ia utarakan dalam otaknya. *** Di mansion keluarga Deodola, Nyonya Amira tampak mondar-mandir di dalam kamarnya. Pikirannya fokus pada Zatulini juga Sutra. Bagaimana jika gadis itu mengadu pada Kama, jika dia telah mengancam keluarganya?
10115.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Tampilkan Ulasan (61)
Baca
+Pustaka
Marita
Ini cerita bagus banget sih menurutku. Apalagi pas tahu klo hans ternyata juga memiliki rasa sama si sutra. Sebetulnya aku berharap sutra bakal jadi ama hans timbang si kama. Kama terlalu gimana soalnya. Mengedepankan egonya. Aku suka sama karakter hans
Jw Hasya
Halo pembaca setia KamaSutra. Terima kasih sebelumnya untuk kalian yang udah baca karya thor sejauh ini. Thor sangat senang karena ternyata banyak pembaca karya ini meskipun kebanyakan silent riders. Tapi untuk meningkatkan performa novel, thor bisa minta tolong kasih ulasannya di karya ini? Makasih
Baca Semua Ulasan
Diceraikan Saat Malam Pertama Nikah

Diceraikan Saat Malam Pertama Nikah

"Lebih baik saya belikan bubur terlebih dahulu. Rujak mangganya nanti kalau Anda sudah sembuh saja." Mendengar saran menyebalkan dari Adam tentu saja Aleandra tak suka, dan matanya mendelik, "Aku sudah pasti masuk rumah sakit lagi lusa meskipun makananku dijaga, Adam. Bukankah selama dua bulan terkahir aku selalu masuk ke rumah sakit setiap minggunya?"
1032.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 945 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Lala Luna
makin penasaran baca bab malam ini, kira kira Al ada main gak ya sama Dinda? masa sampe beliin mobil mewah gitu cuman karena kasih tahu jadwal Ar? kayak ada yang belum Al jelasin. kutunggu 2 bab besok lagi k
😈BM Novita OTW🐊
Bismillahirrahmanirrahim .... assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ... hai manteman, selamat datang di cerita pertama aku, ya. In syaa Allah bikin kalian candu dan terhibur sama kisah cinta jajar genjang ini... atau cinta segi banyak. Siapa aja nih yang tim Al sama Ar? atau oleng Ar Dion balik?
Baca Semua Ulasan
Ratu Indigo VS Bad Boy

Ratu Indigo VS Bad Boy

Selama Raga tidak mengalami masalah apapun, Alex bisa menutup mulutnya rapat. “Saya tidak akan mengatakan apapun!” Raga mengangguk puas setelah mendengar ikrar Alex. Dia pun mengatakan sedikit informasi. “Gue nyari rumah orang. Katanya dia sakit!” Raga sempat bingung apa harus menyebut Amira sebagai temannya atau bukan. Jadi dia memilih menggunakan kata netral. Orang. Satu kata yang dia yakin pasti benar. Jelas Amira bukanlah seekor sapi.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
Hantu Vila

Hantu Vila

Amprung mengangguk. “Aduh...!” ia memukul jidatnya. “Iya, jangan-jangan tali itu ikut keluar, Pak,” ujar Tika. “Kayaknya memang seperti itu. Tapi, aku harus bagaimana? Tali itu pasti ikut keluar kalau aku buang air besar,” Amprung menggaruk kepalanya sendiri. “Terus sekarang gimana?” tanya Tika. Amprung menggelengkan kepala, “Tutup pintu kamar, nanti Amila dan Zahra bangun,” suruh Amprung.
9.917.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 597 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
AKU TAK BUTUH NAFKAH 100 JUTA

AKU TAK BUTUH NAFKAH 100 JUTA

Tidak disangka, justru langkah Manda menuju mobilnya kembali. "Amanda, aku belum selesai bicara," kata Agam. Amanda menoleh dengan tatapan sinis. "Aku punya rumah. Aku bukan siput yang rumahku, aku bawa kemanapun aku pergi," jawabnya dengan ketus. Agam tertunduk. "Tapi Nda. Aku tak berani ke rumahmu. Apa kata orang tuamu nanti. Tolonglah mengerti aku," pintanya setengah mengiba.
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
Ilusi Cinta Swastamita

Ilusi Cinta Swastamita

Call Me Ka “Nges, gue pulang dulu, tuh obatnya jangan lupa diminum!” Agam hari itu berkunjung ke posko KKN dan membawakan obat, sebab akhir-akhir ini kondisi Daisha sedang flu. “Wokke. Hati-hati Gam. Inget mata lo jangan nyeleweng, naik motor hadap depan!” “Jelaslah hadap depan, lo pikir gue Limbad bisa naik motor hadap belakang haaa?”
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
Gawat, Nyonya Minta Jatah!

Gawat, Nyonya Minta Jatah!

"Weleh, berisik tenan. Mau pingsan aja hebohnya ngalahin sirene pemadam kebakaran." ​"Udah, Gus, enggak usah didengerin, bikin pusing kepala. Balik aja yuk," ajak Adul sambil merapikan koper bekas uang tunai. ​Tanpa peduli kepanikan di ruangan itu, Agus merogoh ponselnya dan menekan nomor darurat. "Halo, rumah sakit terdekat? Kirim ambulans ke vila utama Cakung. Ada orang jantungan gara-gara stres berat."
1082.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
Jatah Secangkir Beras Di Rumah

Jatah Secangkir Beras Di Rumah

Rumah tanggaku tidak kondusif, maka harus kupikirkan segalanya serta cara dan kemungkinan yang terjadi dalam rumah tanggaku dengan mas Ilham. * Keesokan harinya, pukul setengah sepuluh aku sudah bersiap untuk menunggu kabar dari mbak Tita. Sambil menunggunya, aku scrol aplikasi biru sekedar melihat-lihat. Beberapa menit kemudian sebuah pesan masuk. [Mbak Ratna, aku otw ya, kita bertemu di mall dekat kantor.] Pesan dari mbak Tita. Segera kubalas singkat saja pesannya,
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status