Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu
"Dia meninggalkan ponsel dalam mobilku. Kebetulan aku melihat ada panggilan dari nomor tanpa nama di layar ponselnya, yasudah langsung saja aku angkat."
"Tanpa nama?" tanyaku memperjelas.
"Iya, dilayar hanya muncul nomor tanpa nama. Kupikir itu pasien. Maaf, apa ada yang bisa kusampaikan pada Syaina?"
Aku membuang napas berat.
"Tidak ada, aku hanya ingin bicara dengan anakku."
"Dia tidak ada di rumah, sedang mengikuti English Course."
Entah kenapa ada yang semakin menyesakkan dada tatkala pada kenyataan, sekarang Hakim lebih tahu segala hal tentang Aa dan mantan istriku. Kucoba untuk menguatkan hati.