Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Romantic Boss

My Romantic Boss

* Dì qiú zì zhuǎn yī cì shì yī tiān (Bumi berputar sekali berarti satu hari) Nà shì dài biǎo duō xiǎng nǐ yī tiān (Itu melambangkan bahwa aku merindukanmu bertambah sehari lagi) Zhēn shàn měi de ài liàn (Cinta yang begitu sempurna) Méi yǒu jí xiàn yě méi yǒu quē xiàn (Tidak ada batasan, juga tidak ada kekurangan)
1039.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai andai tiada dia
Baca
+Pustaka
Without You [Indonesia]

Without You [Indonesia]

••• Can't count the years one hand That we've been together I need the other one to hold you Make you feel, make you feel better It's not a walk in the park To love each other But when our fingers interlock Can't deny, can't deny you're worth it Cause after all this time I'm still into you.. Dinar terlihat berbaring di dalam kamarnya sambil memainkan boneka pororo miliknya dalam diam. Ia menatap boneka pororo itu, menggerakannya ke kanan dan ke kiri, seperti seorang anak kecil memainkan bonekanya. Boneka pororo yang saat itu di belinya bersama dengan Lingga karena mirip dengan Lingga, dan boneka itu seharusnya berada di apartementnya. Di pajang disana, ditengah-tengah tempat tidurnya. Tapi k
1033.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 972 kali sebagai andai tiada dia
Baca
+Pustaka
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

"Shit! Gue kalah lagi. Ini udah kelima kalinya gue kalah saat lawan dia." "ARRRGHHH!" Ia menendang batu kerikil yang ada di depannya. "CABUT!" *** "Ma ...! Ma ...!" teriak Mae di dalam kamarnya. Seseorang yang dipanggil 'Ma' itu langsung menghampiri Mae yang tengah berdiri di depan cermin besar kamar Mae. "Iya, Sayang. Mama ada di sini, kamu gak perlu teriak-teriak. Oke?" lembut Zaza, mamanya Mae.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai andai tiada dia
Baca
+Pustaka
Series Hutan Larangan

Series Hutan Larangan

“Telepon siapa gitu?” “Gak ada jaringan. Silang semuanya.” Mereka lalu memeriksa ponsel masing-masing. Jangankan jaringan, benda itu langsung mati begitu saja tanpa sebab yang jelas. “Sial, anj—“ “Hush, kalau ngomong hati-hati, entar jumpa anj beneran gimana?” Nadia menutup mulut temannya yang ingin mengumpat.
1050.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai andai tiada dia
Baca
+Pustaka
Kita Tidak Berjodoh

Kita Tidak Berjodoh

Rasanya percuma bagi Chandra untuk mengelak dengan beralasan apa pun. "Iya, Bu. Ini tentang Dania. Sudah hampir seminggu ini gak ada kabar. Sudah aku teks, telepon bahkan Video call, gak ada satu pun yag dijawabnya. Padahal posisi dia lagi online," keluh Chandra tak ingin menutupi kegelisahannya. Inayah tersenyum tipis. Dia membelai wajah putranya lembut. "Jangan berpikir yang tidak-tidak, Nak. Mungkin Dania sedang sibuk mempersiapkan wisudanya. Jadi dia belum sempat mengabarimu, bersabarlah!"
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai andai tiada dia
Baca
+Pustaka
Tak Ada yang Kedua

Tak Ada yang Kedua

Bibir tipisnya bergerak tanpa suara, “Kau kalah.” Aku memang kalah. Aku telah kalah dalam seluruh hidupku, itulah sebabnya sekarang aku tak ingin kalah lagi. Beberapa saat kemudian, layar ponselku menyala. Itu pesan dari Anto. [Hari ini pasti membuatmu merasa tertekan, Elsa. Maaf.] [Setelah semua ini berlalu, aku akan memberimu pesta pernikahan yang megah. Kita akan menikah lagi.]
27.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 927 kali sebagai andai tiada dia
Baca
+Pustaka
Setelah Bapak Tiada

Setelah Bapak Tiada

Begitu damai dan tenang. Satu-satunya orang yang menguatkan aku adalah Takiya-san. Ponsel diambil oleh Ken. Dia meletakkan di atas meja. Takiya-san, Bong-san, Hans, dan Ken duduk berderet. Membungkukkan badan mengucapkan turut berduka cita kepada Bang Farid. Panggilan terputus karena roaming antar negara yang sering kendala. Sementara aku hanya bisa tersandar lemas memikirkan Ibu yang sudah pergi. Padahal langkahku semakin dekat dengan garis finish, mengapa Ibu tidak mau menunggu sebentar lagi? Aku meratapi kenyataan.
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 978 kali sebagai andai tiada dia
Baca
+Pustaka
Andai Semua Berbeda

Andai Semua Berbeda

tandas Arnon. "Kamu salah. Bukan begitu," ujar Fea. Arnon mengerutkan kening. "Kita ada sampai di sini, hari ini, karena masa lalu yang kita lewati. Itu ga mungkin dipisahkan. Kita ga pernah bisa skip hari yang harus kita jalani, kan?" tutur Fea.
9.934.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai andai tiada dia
Baca
+Pustaka
Dia,  Tak Datang

Dia, Tak Datang

ucap Badai tak mampu menyelesaikan kalimatnya. "Berhenti mengatakannya mas, aku tak perlu mengetahuinya. Anggap saja aku maish tak mengetahui apapun supaya kau tenang dan bisa tetap nyaman menyelimutinya." ucap Jingga tanpa menatap suaminya sedikitpun. 'gepp'
825.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 794 kali sebagai andai tiada dia
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Dan inilah sajak yang tengah saya buat : Jika malam merenungi nasib Akan kemanakah dia pergi Jika hari telah berganti Kepada siapa dia mengabdi Tidak, dunia ini hanya sebuah harapan Harapan, harapan, serta harapan Apakah itu harapan? Dia adalah angan yang tidak akan kunjung Selalu ada, namun dia tiada Kita butuhkan, namun tidak dibutuhkan Dia berguna, tapi tidak berguna Adanya karena keadaan Sang Maha Ada Lantas, dia sejatinya tiada
8.99.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai andai tiada dia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status