Balada Asmara Biduan Dangdut
tanyaku lagi.
Mereka saling bertatapan, lalu sebentar kemudian Pak Gio berkata, “Mmm, katanya sih, rumah itu angker.”
“Eh?” Inces cepat memegang tangan Kang Bambang. “Angker gimana maksudnya?”
“Ya, itu sih kata orang-orang aja tapi,” sambung Bu Asih berusaha menenangkan kami. “Kalau menurut saya sendiri sih, yaa, biasa-biasa aja lah.”