Cantik After Divorce (Janda Naik Kelas)
Emir, seorang CEO yang biasa menandatangani kontrak bernilai miliaran, kini belepotan telur dan daun bawang.
“Telurnya berapa, Bik?”
“Dua, Pak.”
“Saya tambahkan menjadi tiga. Agar anak saya kenyang.”
Setelah berkutat lama di dapur, selesai juga pesanan dari sang istri.
Tuk tuk tuk..
Pintu kamar diketuk. Raana membukakan pintu, ia sudah rapi mengenakan daster hamilnya.
Emir masuk membawa nampan. Di atasnya terdapat martabak telur yang masih panas dengan pinggiran yang benar-benar garing. Di sebelahnya ada segelas es teh manis dengan es batu yang tidak terlalu banyak.