Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Kali ini, ia dihancurkan oleh kata-kata yang begitu dingin, begitu tajam, tanpa emosi sama sekali. Isakan pilu Elaria semakin kuat. "Jika kau menyebutku hanya angin," ia membatin, "kau tidak hanya menghentikanku, kau menghancurkanku. Kau meniupku menjadi debu yang tidak berharga." Ia menangis, meratap tanpa suara di tengah ladang anggur yang luas, seolah seluruh dunia telah meninggalkannya.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
MALAM PERTAMA DENGAN KAKAK SEPUPU

MALAM PERTAMA DENGAN KAKAK SEPUPU

" Raut wajah marah, kecewa dan sedih terlihat begitu mendalam. Azam terhenyak, tiba-tiba ia teringat Agnes yang sampai sekarang ia belum tahu bagaimana keadaannya dan tinggal dimana ia sekarang, kemudian ia pun menangis sedih, tangisan tanpa suara.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Perishable

Perishable

"GUE NGELUKAI DIA, GUE MAU NGEBUNUH DIA, BUKAN HANYA KARENA DIA ADIK MELVA, TAPI JUGA KARENA LO. SUPAYA LO BISA NGERASAIN SAKITNYA JADI GUE!!" "GUE MAU LO NGERASAIN KEHILANGAN, GUE MAU LO DITINGGAL SAMA ORANG YANG LO SAYANG! SUPAYA LO TAU GIMANA MENDERITANYA HIDUP GUE SETELAH KAKAK GUE PERGI..," Lyora menangis diakhir kalimat. Dia menunduk dan memukul dadanya sendiri. "GUE BENCI NGELIAT KALIAN HIDUP DENGAN TENANG, GUE BENCI NGELIAT CEWE BODOH ITU BAHAGIA, GUE BENCI DAN GUE MAU LO SEMUA MATII!"
631 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Ramalan Buku Merah

Ramalan Buku Merah

Ia berteriak keras sambil menangis. “Cukup, Mir! Aku sudah cukup menderita. Aku telah kehilangan keluargaku. Aku dihina karena memiliki Chandra dan aku juga harus kehilangannya. Aku benci tatapan kalian yang penuh iba. Cukup!" teriak Anggi histeris.
1014.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 498 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Buku Harian Rahasia Fiona

Buku Harian Rahasia Fiona

“Tidak mau” Suara dengan tangisan itu tidak sedikitpun membuat hati Angga melunak, pria ini sungguh sangat kejam. Seolah-olah dia ingin melihatku kesakitan, melihatku memohon padanya, melihatku berjuang dalam pusaran hawa nafsu tanpa ada sedikit pun kesempatan untuk terbebas. Ketika aku tidak sanggup lagi menahannya, aku tidak bisa menahan untuk tidak memohon ampun, memohon agar dia melepaskanku, aku sudah mau mati, perasaan tidak terkendali ini sungguh aneh.
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Rindu yang Terluka

Rindu yang Terluka

RINDU YANG TERLUKA - Tak Pernah Sembuh Dada Pak Farhan terasa sesak dan pengap. Kesedihan luar biasa mendera dan menyiksa. Diimpit rasa bersalah demikian dalamnya. Timbul ketakutan bahwa ia bisa kehilangan Bu Tiwi dalam waktu yang tidak disangka. Wanita di sampingnya duduk tenang dengan tatapan tanpa beralih dari luar kamar. Lewat jendela kaca ia melihat siluet tanaman bunga kesayangannya bergoyang diembus angin malam.
9.9188.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
BIDADARI YANG HILANG

BIDADARI YANG HILANG

Tinggal menunggu bantuan datang. Satu jam, dua jam, bahkan empat jam masih tidak ada bantuan. Suasana di rumah ini sangat sepi. Tidak ada yang berani bersuara, kecuali aku. Ya, aku masih tetap bersenandung. Arga? Dia sadar kemudian pingsan lagi. Sadar lagi, pingsan lagi. Bagaimana tidak pingsan? Aku bersenandung sambil duduk di sampingnya persis dan membawa serpihan kaca.
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Sahabat Pacarku

Sentuhan Panas Sahabat Pacarku

Ia tahu Marsha tengah bicara ngawur karena mabuk emosi, tapi kata-katanya bisa menimbulkan salah paham yang berbahaya. “Kenapa, Ga? Kenapa kamu tega,” isak Marsha lagi, suaranya parau, penuh luka, dan putus asa. Aga terdiam. Ia menunduk sebentar, menahan napas, lalu mengangkat wajahnya menatap Marsha dengan sorot mata dingin.
10104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
LANGIT (Passionate Hurt #2)

LANGIT (Passionate Hurt #2)

Tapi tersiksa yang kami rasakan sangatlah berbeda. Air dari pancur menerpa kami semakin membekukan, aku pun memeluknya erat. Sangat erat sambil mengusap-usap punggungnya. Dia menangis. Aku tahu dia tersiksa dan kesakitan karena efek obat perangsang tersebut. Dia masih menggosok pinggulnyanya dibawah sambil melenguh.Aku mengusap punggungnya. Dia memelukku. Menangis. Kami lama diam di bawah pancuran. Aku hanya bergerak kalau dia gelisah untuk menenangkannya.
9.96.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Turbulensi Cinta

Turbulensi Cinta

Dia berkata didalam hati : “Maafkan aku Angel? Aku tidak bisa membagi hatiku denganmu. Delima meskipun sudah meninggal dunia dia masih tetap menguasai hatiku.” Tak berapa lama kemudian Tuan Aksara mulai tertidur dengan lelap. Angel memandang wajah suaminya yang sudah tertidur. Dia bergumam : “Sampai kapan kamu memberi sedikit hatimu untukku? Apakah aku kurang sabar menemani hidupmu.” Dia merasakan rasa perih dihatinya. Dia menyadari hidupnya telah larut dalam permainan yang dia ciptakan. Namun dia harus bertahan dalam pernikahannya.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status