Senja di ufuk barat
Alana sejak bayi sudah menjadi cibiran semua orang, karena rambutnya yang tumbuh dengan warna hitam putih yang bersilang, meskipun dia sudah pernah menggunduli rambutnya, namun tetap saja, ketika tumbuh warnanya masih tetap sama hitam putih bersilang, tidak berubah.
Namun Ibunya, Maria. Selalu dan tak henti memberikan kasih sayang yang tulus dan memberi semangat agar Alana percaya diri. Semua jeri payah Maria membuahkan hasil. Alana menjadi anak yang percaya diri dan berlapang dada dengan warna rambutnya yang aneh.
"Hai Madame..." sapa Alana pada tetangganya yang sedang menyiram tanaman.
"Hai, Sigung kecil..." Jawabnya tersenyum.