SHANIA
Sang tuan mengangguk takzim, lalu dengan antusias berkata, "Anda akan segera memiliki menantu, Nyonya. Saya turut senang akan hal itu!"
"Terima kasih," sambut Shania tak merasa antusias. "Tuan Brandon," lanjutnya, "Bianca—maksud saya gadis bungsu kami, yang bahkan belum menyelesaikan kuliahnya itu, yang usianya belum genap dua puluh satu, Tuan, yang belum begitu banyak mengerti tentang kehidupan, yang masih suka—ah, bermanja-manja pada orang tua, paman, dan kakaknya itu—kami tidak tahu bagaimana tepatnya kami harus menyebutnya. Dia seperti—kalau boleh dibilang—"
Bab Populer