Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Athanasia

Athanasia

Diana melihat seorang gadis di depannya yang ia ketahui bahwa gadis tersebut perempuan yang bernama 'Athanasia' gadis pemilik buku diary berwarna merah muda. Diana menghampiri Athanasia dan duduk di samping gadis itu, mencoba menguatkan gadis di sampingnya, walaupun dirinya sendiri sedang rapuh sekarang. Gadis itu menundukkan kepalanya. Diana mengusap pelan punggung gadis itu, guna menenangkannya. Athanasia menoleh ke sampingnya, mendapatkan seorang wanita paruh baya menatapnya seraya tersenyum tipis, "Yang sabar ya, Nak. Tante tau, anak Tante itu kuat," ujarnya.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as antonia salzano
Read
+Library
ANNORA

ANNORA

Allamanda.Catharticananarroraarkananja-anja
Luna pun menghampiri wanita tersebut lalu menyalimi tangannya sopan. "Kemarin, tante," ucapnya seraya tersenyum. "Di depan Tante Rima aja ramah lo, bareng sama gue aja ngajak berantem terus bawaannya," Sinis Devan yang berada disamping Rima, Mamanya Manda. "Diem lo," sinis Luna. "Sudah - sudah, kalian ini berantem terus. Nggak bosen apa?" ucap wanita itu sambil menggeleng - geleng kan kepalanya heran sendiri melihat tingkah dua remaja itu.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as antonia salzano
Read
+Library
RANIA

RANIA

Rania hanya berdehem sebagai jawaban karena memang rania tidak mengenal cowo tersebut dan lagi dia sedang berada di tempat umum. " Kenalin gue Zeko " Yaps, cowo yang duduk dengan rania sekarang adalah Zeko ketua Lexo, rania tidak mengetahuinya karena memang rania tidak Kepo, dan lagi rania pindahan dari Bandung. Ragu ragu rania menerima jabatan tangan Zeko. " Gue Rania Surya Mahendra " " Salam kenal rania, btw lo cantik. Semoga kita bisa ketemu lagi ya nanti "
105.7K viewsOngoingAdded to Library 222 Times as antonia salzano
Read
+Library
Safira Aswanta

Safira Aswanta

Wanita yang di depannya itu perlahan mengangkat wajahnya dan melihat perlahan ke arahnya. “Apakah benar namamu Safira yang hari ini ada janji untuk pertemuan di sini?” “Iya benar." Safaira hanya menjawab sesingkat itu. Itulah salah satu ciri khasnya dia, orangnya pendiam, tertutup, dan menjawab pertanyaan seadanya saja. Mendengar jawaban Safira. Daren semakin merasa tidak enak. Bagaimana dia bisa membiarkan seorang wanita menunggu selama itu. Harusnya dia memastikan ke mamanya dulu tadi.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as antonia salzano
Read
+Library
Elena

Elena

Wajahnya yang putih dengan alis tebal, pesona bibir yang merona alami dan badan proporsional yang langsing namun berisi bak gitar spanyol. Hana perempuan belia yang masih duduk di kelas XII SMA. Rambutnya panjang,hitam legam ,seperti belum tersentuh bahan kimia salon kekinian.Alis matanya pun tebal alami tanpa sulam alis,kulitnya kuning langsat dan bersinar. Wajah Hana yang lembut itu selalu terngiang dalam ingatan. Handi mengecek hapenya. Rasanya tak tahan untuk segera menghubunginya.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as antonia salzano
Read
+Library
Eleanor

Eleanor

Kenapa perempuan itu bersama Alva di pagi buta? Keterkejutan Reno rasakan ketika mendengar suara perempuan saat ia menghubungi Alva pagi tadi. Berbagai praduga pun muncul dibenaknya, termasuk praduga negatif terhadap kedua orang itu. Reno menggelengkan kepalanya, ia berusaha untuk berpikiran positif dan meyakinkan dirinya bahwa Alva tak akan melakukan sesuatu yang dapat membahayakan dirinya dan reputasinya. Bagaimana jadinya jika media tahu Alva bersama perempuan di pagi buta dengan posisi Alva yang baru bangun tidur. Aku berharap dia tak gegabah, batin Reno yang kemudian berjalan menghampiri Alva dan Elena.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 272 Times as antonia salzano
Read
+Library
Vivian

Vivian

"Apakah kau tahu rasanya menjadi calon Pengantin pria tua licik? Yang mampu membunuh siapa saja?" "Aku memang tak pernah berada di posisi itu, tetapi aku mengerti perasaan wanita-wanita ...." Perkataan perawat terpotong saat Vivian melerai tangannya dengan kasar. "Omong kosong!" Vivian membelakangi perawat. Ia duduk di tepi pembaringan. Berpikir, bagaimana caranya dapat kabur membawa Aglo. Ia melirik makanan di meja. Lalu, meraih dan mulai mencicipi. "Kuharap tak ada obat bius di dalam makanan ini," imbuh Vivian tanpa menatap perawat yang masih berdiri mengamatinya.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as antonia salzano
Read
+Library
Dongeng Zanna

Dongeng Zanna

Tapi tidak ada jalan lain, ia harus menjalaninya dengan tegar dan tabah. Zanna bangkit lalu melangkah ke arah meja belajar, ia mengambil buku catatan kecil lalu mulai membuat diary pertamanya memasuki lingkungan kampus, tidak lupa ia mencatat baik-baik alamat serta nama Ibu dan Bapak Bahtiar yang telah banyak menolongnya dalam satu minggu terakhir. "Aku tidak akan pernah melupakan kalian," gumam Zanna berjanji pada dirinya sendiri.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 201 Times as antonia salzano
Read
+Library
Criana

Criana

jawabku dengan terkaget-kaget. “Kamu malah ngelamun sih, ini lho partner baru kita. Namanya Randi. Ran ini senior kamu, namanya Criana. Eh bukan senior juga sih, soalnya dia juga baru dua bulan di sini.” Nadia mulai berlagak. “Nad, kalau ini sih aku sudah kenal. Dia itu sahabat kecilku. Kami satu panti dulu,” ungkapku. “Yang benar?” Nadia melongo kaget.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as antonia salzano
Read
+Library
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

Memberi interupsi pada Yana untuk membawa Safia ke dalam kamar gadis tersebut. Setibanya dikamar, Azizah dan Yana membaringkan wanita yang telah melahirkan mereka itu diatas tempat tidur. Membuka kancing baju Safia untuk memberi ruang lebih luas dalam bernafas, serta mengolesi minyak kayu putih pada bagian kaki dan juga pangkal hidungnya.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as antonia salzano
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status