Malam Terlarang Bersama Paman
mayuuniceandrean winatabokep pangeran adrianjaya setiabudirene suhardono
Terdengar nada khawatir dari kalimat yang baru saja diucapkan Deven.
Nada melirik arloji yang melingkar di tangannya, “Jam sepuluh Mama pulang, ya.”
Waktu kini menunjukkan pukul delapan malam. Nada berniat menunggu Ara sampai dua jam lagi.
“Jam sembilan!” tolak Deven.
Nada menghela napas, “Baiklah, Mama usahakan pulang jam sembilan, ya. Deven jangan tidur terlalu larut, besok masih harus sekolah.”