Lady Madeleine, Yang Mulia Tak Ingin Melepaskanmu!
Ia memilih gaun katun yang lebih longgar, mengenakannya sendiri dengan jari-jari yang masih bergetar kecil.
Madeleine duduk di tepi kursi dan mencoba menarik napas.
Napasnya datang pendek-pendek, seolah paru-parunya tidak tahu cara bekerja dengan benar. Madeleine menekan dada kirinya, merasakan jantungnya berdenyut terlalu keras di balik tulang rusuk.
“Apa wanita ini juga punya penyakit jantung?”
Ia mengatur napas dengan paksa, satu tarikan panjang, satu hembusan pelan, sampai dadanya tidak lagi terasa penuh.