Jodohku Dokter Galak
Begitu bola-bola keperakan dalam flow meter di angka dua belas, pasien mengatakan kalau dadanya sudah lebih enak untuk menarik napas dalam.
"Makasih, Dok," kata lelaki bertubuh kurus dengan tatapan sayu. "Maaf kalau tenaga saya kurang, bener-bener lemas."
"Enggak apa-apa, nanti siang akan ada tindakan nebul atau uap kan? Nanti tolong dibantu, setelah Bapak diuap punggungnya ditepuk-tepuk membentuk mangkuk seperti ini," ucap Raditya memperagakan tangannya kepada keluarga pasien. "Biar dahak yang di dalam bisa keluar. Selain itu, memang ada cukup banyak cairan di bagian paru-paru kanan. Itu yang bikin Bapak sesak ditambah jantungnya juga ada pembesaran."
Hot Chapters