Dinodai adiknya, dinikahi kakaknya
Ia tidak bisa terus-menerus menyalahkan dirinya sendiri, sebab jika begitu, ia akan hancur lebih dalam.
“Maafkan Bagas… karena sudah membuat papa kecewa begitu lama,” ucap Bagas lagi, kali ini dengan suara yang sedikit lebih mantap, meski tetap dipenuhi penyesalan mendalam.
Papa menghela napas panjang. “Papa pikir setelah menikah dengan Naila, kehidupanmu akan jauh lebih baik. Tapi ternyata sama sekali tidak. Lihatlah apa yang terjadi saat ini. Bahkan, apa yang bisa papa harapkan dari kamu sekarang, Bagas? Mendesak keturunan saja tidak membuahkan hasil. Dan yang lebih memalukan lagi, sekarang tentang rencana perceraian kalian—hal itu semakin membuat papa kehilangan muka.”
Capítulos em Alta