Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Figuran CEO Arrogant

Istri Figuran CEO Arrogant

Jarak mereka hanya sepuluh menit, tetapi seakan memisahkan langit dan bumi. Saat melewati sebuah supermarket kecil, Cahaya meminta Galaxy untuk berhenti. Dia turun sendiri dan kembali beberapa saat kemudian dengan sebuah kotak kardus yang tak terlalu besar. “Apa yang kamu beli?” tanya Galaxy, keluar dari mobil dan mengambil kotak itu, meletakkannya di bagasi. Kotaknya terlihat besar tapi ternyata ringan. “Humidifier,” jawab Cahaya, “Ayahku belakangan ini sering batuk.”
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 73 Beses bilang apotek cahaya ibu
Read
+Library
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

Berjalan memasuki sebuah bangunan yang sangat mirip dengan sebuah klinik kesehatan. "Tolong baringkan ibunya di sana!" perintah salah seorang perempuan beseragam perawat sambil jarinya menunjuk sebuah brangkar di sudut ruangan. "Mari Pak, biar saya priksa adiknya dan Bapak!" lanjutnya. Yasid pun hanya mengangguk pasrah dan terdiam. Matanya terus saja menatap istrinya, mengawasi seorang perawat yang sedang memasang jarum infus di lengan kiri Masyitah. Ada rasa takut yang meliputi dirinya, ia tidak sanggup untuk kehilangan lentera dalam kehidupannya, setelah ia kehilangan dua lentera--Fatimah dan Umar.
2.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 65 Beses bilang apotek cahaya ibu
Read
+Library
Foto Bayi di Ruang Kerja Suamiku

Foto Bayi di Ruang Kerja Suamiku

Namun, kenyataannya dia sudah berbohong kepadaku. "Mama!" seru Cahaya saat menyadari kehadiranku. Anak itu langsung berlari menghambur dalam pelukanku. "Udah makan?" tanyaku. "Udah, tadi disuapin Papa," jawab Cahaya. Mas Ibram memang sangat memanjakan putrinya. Ah, bagaimana nanti kalau lelaki itu terbukti melakukan kesalahan besar kepadaku? Tegakah aku memisahkan Cahaya dari cinta pertamanya?
1024.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 814 Beses bilang apotek cahaya ibu
Read
+Library
Setelah 5 Tahun Berpisah

Setelah 5 Tahun Berpisah

Ibu Dirga yang sudah mulai berangsur pulih duduk di kursi roda, menatap putranya dengan mata yang lembut namun dipenuhi rasa bersalah yang mendalam. Saat itu Cahaya mendekati Nyonya Bagaskara dengan penuh ketenangan. Meski ia tahu bahwa wanita ini pernah menyimpan banyak kebencian terhadapnya, ia juga menyadari bahwa Nyonya Bagaskara adalah ibu dari suami yang sangat ia cintai. “Bu,” Cahaya berbicara dengan suara lembut, penuh hormat. “Terima kasih telah menerima kami di sini. Saya... saya tahu mungkin kehadiran saya tidak selalu mudah untuk ibu.”
3.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 75 Beses bilang apotek cahaya ibu
Read
+Library
Terjerat Cinta Bos Suami

Terjerat Cinta Bos Suami

“Sebaiknya mbak pulang. Saya lelah, saya ingin istirahat. Tidak ingin ribut dengan siapapun.” “Siapa juga yang mau ribut denganmu. Untuk itu, saya sudah berbaik hati mengemas barangmu dan silakan pergi dari rumah ini. Kamu sudah tidak lagi dibutuhkan di sini.” “Tidak. Saya—” “Kita sudah buat kesepakatan, Akarsana!” Tiba-tiba Cahaya keluar dari kamarnya. Ia lekas mendekati ibu sambung serta ibu kandungnya. Berdiri di samping sang ibu yang wajahnya benar-benar mirip dengannya. Angkuh dan terlihat berkuasa saat ada sang ibu di sampingnya.
102.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 60 Beses bilang apotek cahaya ibu
Read
+Library
BENALU

BENALU

Kebangetan (Pov Izzah) [Bik, ambil di laci nakas tidurku, ada botol kaca kecil. Bawa keluar dan kunci kembali kamarku. Itu botol isinya obat pencahar, teteskan di makan siang mereka, Bik. Jangan banyak-banyak. Mengerti?] Sebuah chatku kirimkan pada Bik Karmi, saat itu juga sebelum dia memasak untuk Ibu Mertuaku itu. Seperti biasa, dia selalu responsible pada setiap chatku.
30.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang apotek cahaya ibu
Read
+Library
Upik Abu dan Bola Cahaya

Upik Abu dan Bola Cahaya

"Kalau begitu apa yang kau makan?" Benda itu tak bercahaya. Upik beranjak keluar, mengambil ubi kayu yang ia simpan di kolong rumahnya. Ia dekatkan pada benda itu, namun tetap saja benda itu tak mengeluarkan cahayanya. Upik berlari menuju kandang ayam, berpikir mungkin di dalam benda itu bersemayam semacam iblis atau makhluk halus, menginginkan darah segar seperti yang pernah ia dengar dari dongeng-dongeng ibunya dahulu. Namun, benda itu tak bercahaya sama sekali. Upik tampak kesal,
104.5K viewsOn holdIdinagdag sa Library 116 Beses bilang apotek cahaya ibu
Read
+Library
Cahaya Biru

Cahaya Biru

Biru mendekatiku yang tengah terkulai tak berdaya di atas kasur. Cahaya sore yang malas-malasan menerobos masuk melalui celah jendela, menambah kelesuan di ruang itu. Dengan lembut, ia menggoyang-goyangkan bahu ku, penuh perhatian. "Aya, kamu masih ingat tawaran mama nggak?" tanyanya dengan suara yang menggema kehangatan.
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 51 Beses bilang apotek cahaya ibu
Read
+Library
Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam

Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam

Ibrahim berkata dengan nada dingin, "Afdhal, apa kamu menyalahkanku karena memperlakukan kamu dan ibumu dengan dingin, lalu ingin memakai ini untuk bernegosiasi denganku?" Afdhal segera menggeleng, "Ayah, apa maksud Ayah bilang begitu? Aku bisa kembali ke Keluarga Jayadi dan ikut mengurus urusan keluarga saja sudah sangat puas!" "Resep obat ini memang dibuat oleh seorang tabib tua yang kebetulan kukenal. Awalnya aku berpikir, kalau efeknya bagus, baru aku laporkan ke Ayah, lalu Keluarga Jayadi yang membelinya!"
9.8534.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 11.7K Beses bilang apotek cahaya ibu
Read
+Library
Petaka Chat Rahasia Suamiku

Petaka Chat Rahasia Suamiku

Tok. "Mon, kamu udah siap? Semua barang udah masuk mobil tuh gak ada yang ketinggalan, kan?" tanya Ibu yang ikut hadir di kamarku. Sejak subuh, Mamah yang paling rempong wara-wiri mempersiapkan kepergianku. Pokoknya, Mamah ini paling semangat kalau masalah berbuat baik pada Mas Satria. Kata Mamaha, aku harus baik sama Mas Satria soalnya kalau gak ada Mas Satria, kita gak tahu caranya melalui ketika Mamah divonis sakit.
4.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 97 Beses bilang apotek cahaya ibu
Read
+Library
PREV
1
...
456789
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status