تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Sang Pejuang Pilihan Cahaya

Sang Pejuang Pilihan Cahaya

Jiro segera bergerak menghampiri iblis itu tanpa memberikannya kesempatan untuk menghindar. “Saat partikel cahaya saling ditekankan, maka akan menghasilkan panas seperti halnya sifat api.” Tinju yang dilapisi cahaya langsung dilepaskan ke perut iblis, hingga membuatnya terlempar ke belakang sambil memuntahkan seteguk darah dari mulutnya. Iblis itu menggeliat di tanah sambil memegangi perutnya yang mengeluarkan asap. Ia menjerit kesakitan akibat panas yang dirasakannya.
1.6K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 56 مرة ضمن apotek cahaya ibu
قراءة
+مكتبة
Terpaksa Menikahi Anak Majikan

Terpaksa Menikahi Anak Majikan

Flashback. Beberapa hari yang lalu. Seperti biasa Cahaya sekarang sedang berada di butik milik ibu mertuanya. Hampir setiap hari gadis itu selalu datang ke sana. Ia akan membantu para karyawan melayani para pengunjung yang datang di butik tersebut.
1014.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 371 مرة ضمن apotek cahaya ibu
قراءة
+مكتبة
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

kata Ganesha. "Ganesha...Aku tidak masalah dengan turnamen Dewa, yang membuatku penasaran, bagaimana bisa aku bukan keturunan Dewa Cahaya tapi memiliki kekuatan itu di dalam tubuhku?" tanya Bara. "Ibumu adalah anak angkat Dewa Penguasa Cahaya, Patiraja. Dewa Penguasa Cahaya adalah salah satu orang terdekatku di masa lalu. Saat aku memintanya untuk merawat ibumu dengan baik, dia memberikan kekuatan cahaya miliknya kepada ibumu. Dengan kekuatan bawaan yang bagiku sudah sangat luar biasa, di tambah kekuatan cahaya milik Patiraja, ibumu adalah Dewi yang paling sempurna dalam hal kekuatan dan juga kecantikan. Dan semua kekuatan itu dia berikan padamu untuk menjaga dirimu dari Pukulan Patiraja seb
1076.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 1.9K مرة ضمن apotek cahaya ibu
قراءة
+مكتبة
Kasur Lapuk Untuk Ibu

Kasur Lapuk Untuk Ibu

tanya Ibu seolah mewakili rasa penasaranku. Putri melirik ke arah Aisyah sekejap, kemudian memberikan senyum simpulnya menatap kearah Ibu. "Saya hanya mengantar Aisyah, Bu. Beliau ini—" "Inggih, Bu. Kami disini sedang ada urusan, kebetulan obat-obatan yang mereka ambil terkadang berlangganan di perusahaan ayah mas Bimo, ayah mertua saya." Sahut Aisyah sedikit menekankan kata Ayah mertua, sambil melirik kearahku sebentar. "Jadi kami hanya sedang menanyakan stok barang saja. Iya kan, Uti?"
106.8K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 265 مرة ضمن apotek cahaya ibu
قراءة
+مكتبة
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

Kemudian ia tersenyum lebar. "Fatimah ... Kamu anak Fatimah." "Iya Tante. Nama saya Cahaya Mustika biasa dipanggil Caca, Tante." "Masya Allah, kamu cantik sekali seperti ibumu," beliau memeluk tubuhku. "Ayo duduk Nduk. Kamu kemana saja? Saya itu nyari kabar kamu setelah ibumu meninggal tapi gak ada kabar."
9.9124.7K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 3.9K مرة ضمن apotek cahaya ibu
قراءة
+مكتبة
Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian

Rentetan pertanyaan itu dilayangkan oleh seorang wanita paruh baya berhijab, yang Jenna terka sebagai ibunda dari Cahaya. "Cahaya sedang tertidur, Ma. Kondisinya cukup baik." Reyhan hanya menjawab satu pertanyaan dari ibu mertuanya itu. "Alhamdulillah. Lalu perempuan ini siapa, Rey? Kayaknya Mama nggak asing sama perempuan ini." Jenna memilih menundukkan kepala, dia khawatir jika statusnya sebagai istri kedua—diketahui oleh mereka.
101.5K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 35 مرة ضمن apotek cahaya ibu
قراءة
+مكتبة
Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

“Saya akan meresepkan obat pereda nyerinya.” Ia mengambil kertas di atas meja. “Ini tidak dipakai kan ‘kakek’?” tanya Eve. “Tidak. kamu bisa menggunakannya,” balas bapak itu. sebenarnya usianya juga pantas dipanggil kakek. Ia tersenyum senang saat dipanggil kakek oleh Eve. Eve menuliskan obat yang harus ditebus oleh anak buah James di apotek.
9.6297.6K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 9.5K مرة ضمن apotek cahaya ibu
قراءة
+مكتبة
Bukan Aku Tak Setia

Bukan Aku Tak Setia

Tanpa suara, Cahaya membawa kursi yang ada di dekat brangkar ke sebelah ranjang besi itu, menghempaskan bokongnya pelan di sana. "Ambu ...!" lirih suara Cahaya memanggil ibunya, dan seperti mendengar suara anaknya, kelopak mata Rosita yang terpejam bergerak perlahan. Mengerjap, dan kemudian terbuka, memindai keadaan. Cahaya menutup mulutnya, saat menyadari panggilannya membuat Rosita terbangun. Senyuman penuh rasa khawatir, Cahaya berikan saat sang ibu mengenalinya.
1015.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 607 مرة ضمن apotek cahaya ibu
قراءة
+مكتبة
Cahaya di Bandung

Cahaya di Bandung

Aku menutup mata, mencoba meresapi setiap nuansa baru yang menyapaku. Ponsel bergetar di saku jaketku, dan pesan dari ibuku muncul, "Selamat perjalanan, Nak. Doa dan dukungan selalu bersamamu. Raihlah impianmu di sana." Senyum tipis terukir di bibirku, merasakan cinta dan dukungan keluarga yang menembus jarak.
1.3K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 49 مرة ضمن apotek cahaya ibu
قراءة
+مكتبة
Cinta Tersembunyi Paman Jorge

Cinta Tersembunyi Paman Jorge

katanya sambil membuka pintu dan bergegas keluar sebelum ibunya mengatakan apa pun lagi. Calista berjalan menyusuri trotoar, melewati persimpangan jalan dan menyeberang ke sebuah bangunan berlantai dua dengan warna yang dominan hijau. Papan nama besar yang terletak di pinggir jalan bertuliskan Apotik 24 Jam. “Saya mau beli Test Pack,” ucapnya pelan yang langsung diberikan oleh sang wanita penjaga apotik. Calista keluar dengan jantung berdegup sambil membawa tas plastik kecil. Dia berharap kalau perkiraaannya ini salah, dan dia tetap akan menjalani hari demi hari dengan normal seperti sebelumnya.
9.97.2K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 178 مرة ضمن apotek cahaya ibu
قراءة
+مكتبة
السابق
1
...
34567
...
9
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status